VIVAnews - PSPS Pekanbaru dan Persijap Jepara masih bermain imbang 0-0 di 45 menit babak pertama lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.
Bertanding di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Sabtu 24 Oktober 2009, tim tuan rumah PSPS sebenarnya memegang kendali permainan. Namun pertahanan berlapis yang diperagakan Persijap cukup membuat barisan depan PSPS frustasi.
Pada pertandingan yang disiarkan antv itu, duel Asykar Bertuah dan Laskar Kalinyamat lebih banyak terjadi di lapangan tengah. PSPS terus membangun serangan lewat striker asingnya Herman Dzumafo.
Peluang pertama datang dari Dzumafo di menit 22. Berawal dari tusukan di sisi kiri pertahanan Persijap, striker asal Kamerun ini berhasil melepaskan tembakan ke arah gawang. Sayang, tembakan Dzumafo masih mendarat dipelukan kiper Persijap Danang Wihatmoko.
PSPS sebenarnya berhasil menceploskan gol di menit 26 lewat Putut Waringin Jati. Namun wasit Jajat Sudrajat menganggap gelandang PSPS itu sebelumnya telah dalam posisi offside.
PSPS kembali membuat peluang lewat Ade Chandra Kirana. Setelah lolos dari kejaran bek Persijap, Ade berhasil melepaskan sepakan di dalam kotak penalti. Sayang lemahnya tembakan Ade membuat bola dengan mudah dikuasai Danang.
Meski Persijap hanya sesekali mengandalkan serangan balik, namun justru peluang terbaik di pertandingan ini datang dari skuad coach Junaedi. Noor Hadi berpeluang membuat Persijap unggul di menit 38 memanfaatkan umpan Pablo Frances. Sayangnya tandukan Noor Hadi hanya membentur tiang gawang. Skor kacamata ini bertahan hingga turun minum.