VIVAnews - "Saya tak ingin bermain lagi, meskipun ada tawaran dari luar negeri," kata Christian 'Bobo' Vieri. Dan mantan predator ganas Italia berusia 36 itu resmi menggantungkan sepatu bolanya, Kamis 22 Oktober 2009.
Kata-kata Vieri itu kembali terkenal. Pasalnya, itulah salah satu penanda ia menjadi pemain termahal dunia pada 1999.
Vieri memulai karirnya di lapangan hijau bersama Torino sebelum hijrah ke klub lainnya, salah satunya Juventus. Nama Vieri semakin tenar ketika dipinang Inter Milan dari Lazio pada 1999.
Apalagi, ia menjadi pemain termahal dunia saat itu dengan rekor transfer 32 juta poundsterling. Selama enam tahun berkostum Nerazzurri, Bobo mencetak 103 gol dalam 144 laga Serie A.
Striker gempal ini meninggalkan Inter pada 2005 dan menjalani musim mengecewakan bersama AC Milan, Monaco dan Atalanta. Pria setinggi 186 cm ini mulai putus asa ketika berada di Fiorentina musim 2007/2008. Ia nyaris gantung sepatu saat itu.
Vieri kembali kurang sukses ketika memutuskan kembali Atalanta untuk kali ketiga, semusim kemudian. Menurutnya, banyak pihak terlalu berharap kepadanya saat itu.
Vieri lalu sempat dijajal klub Inggris, Blackburn Rovers, musim panas lalu, meski akhirnya tak ditawari kontrak.
Vieri sempat mengenyam masa jaya bersama timnas Gli Azzurri Italia. Itu dibutikannya dengan penampilan (caps) 49 kali dan mengemas 23 gol era 1997-2005.
Koleksi medali Bobo berupa Scudetto bersama Juventus pada 1997, Piala Winners bersama Lazio pada 1999 dan Piala Italia bersama Inter pada 2005. Vieri dua kali dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Italia.