VIVAnews - Dua sikap berbeda dilontarkan kubu tuan rumah PSM Makassar dan Persipura Jayapura usai bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Kamis malam, 22 Oktober 2009.
Manajer PSM Makassar, Kadir Halid, mengaku kecewa dengan hasil seri yang diperoleh timnya. “Ini adalah kerugian kedua PSM Makassar. Karena hanya memperoleh satu poin di kandang sendiri,” ujar Kadir dengan sedikit kecewa.
Ia juga mengomentari permainan perdana dua pemain asingnya, Darruys Ayyobi yang asal Iran dan Baroni (Brasil). Menurut adik kandung Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid ini, keduanya belum memperlihatkan permainan maksimal. Bahkan, permainan mereka malam ini lebih buruk dibanding saat mengantar PSM Makassar menjuarai Makassar Cup beberapa waktu lalu.
Di lain pihak, kubu Persipura cukup puas dengan hasil seri yang diperoleh timnya. Hasil tersebut sudah sesuai dengan target yang dicanangkan Pelatih Jacksen Ferreira Tiago sejak awal.
“Sejak awal kita targetkan tidak kalah. Dan Puji Tuhan, hasilnya sesuai target,” kata Jacksen kepada wartawan usai pertandingan.
Jacksen menambahkan, keberhasilan mencuri poin tidak lepas dari kedisiplinan dari tim asuhannya melakukan strategi yang dimainkan. Termasuk menginstruksikan agar pemain-pemain Persipura jangan terpengaruh dengan permainan PSM yang bermain dengan tempo cepat.
Dalam laga di Stadion Mattoanging, Gelora Andi Mattalatta itu, PSM unggul lebih dahulu lewat sepakan striker tajam Christian Carrasco di menit 41.
Persipura membalas lewat strikernya Alberto Goncalvez di menit 47. Hasil seri ini jadi yang kedua buat kedua tim dalam lanjutan ISL.
Laporan: Rahmat Zeena/Makassar