VIVAnews - Laga Persija Jakarta yang tertunda pada Oktober 2009 akhirnya digeser ke Desember 2009 atau Januari 2010. PT Liga Indonesia sedang menyusun jadwalnya agar tidak mengganggu tim tamu.
Persija sejatinya akan melewati dua laga kandang berlabel Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 pada bulan ini. Masing-masing lawan Persijap Jepara (21 Oktober 2009) dan Persela Lamongan (24 Oktober 2009).
Tapi sayang, dua partai itu terpaksa batal. Pasalnya, kepolisian tidak memberi izin bagi kegiatan yang melibatkan massa di ibu kota hingga 1 November 2009.
PT Liga awalnya berniat menjadwalkan kedua duel ini pada November 2009. Namun rencana tidak mendapat dukungan dari PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) karena di saat yang bersamaan timnas juga sedang menggelar pemusatan latihan (TC) Pra Piala Asia (PPA) 2011.
Bila dipaksakan, PSSI dan BTN tidak akan mengizinkan pemain-pemain seperti Talaohu Abdulmushafry, M Ilham, Bambang Pamungkas, dan Ismed Sofyan kembali ke klubnya.
"Ditambah lagi timnas akan bertolak ke Kuwait pada 2 November,” kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia kepada GOSport, Selasa, 13 Oktober 2009.
PT Liga sendiri hingga Selasa, 13 Oktober 2009, belum bisa menetapkan tanggal jadwal ulang laga Persija. "Kami masih mencari tanggal di sela-sela jadwal yang sudah ada. Agar nantinya juga tidak muncul penolakan dari tim tamu,” kata Joko.
Terpisah, Wargo, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, setuju dengan rencana PT Liga. "Yang paling penting, Persija tidak bermain di kota lain. Persija harus bisa dinikmati masyarakatnya. Maklum, dana Persija diambil dari APBD,” kata Wargo.
Wago meminta agar PT Liga segera menetapkan jadwal pengganti Persija. Dengan demikian, pihaknya bisa segera fokus dalam mengurus perizinan untuk laga kandang, melawan Persebaya Surabaya, 29 November 2009.
"Kami juga akan minta ke Liga jadwal pasti Persija musim ini. Biar nanti gampang memproses perizinan ke Polda Metro Jaya,” tandas Wargo.
Laporan : Artha Tidar/GOSport
• VIVAbola