VIVAnews - Persitara Jakarta Utara akan bertandang ke markas Persela, Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu, 14 Oktober 2009. Pertandingan ini merupakan debut Persitara di Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010.
Bagi Persitara, Surajaya bukanlah tempat baru. Musim lalu Hariman Siregar cs sempat berkandang di sana karena tak mendapat izin untuk tampil di ibu kota. Hasilnya juga cukup mengejutkan. Dari lima laga, Laskar Si Pitung hanya kalah sekali.
Meski demikian, Persitara tak ingin jumawa dalam kunjungannya kali ini. Pasalnya, yang akan dihadapi adalah sang empunya stadioan Laskar Joko Tingkir. Pasukan Widodo C Putro itu terkenal sulit dikalahkan di hadapan publiknya.
"Kami tidak ingin muluk-muluk. Pulang dengan satu poin saja sudah cukup," kata asisten pelatih Persitara, Dody Sahetapy kepada wartawan Selasa, 13 Oktober 2009.
Menurut Dody target seri ini bukan hal yang muluk-muluk. Pasalnya, meski akan turun dengan kekuatan dua pemain asing saja-Prince Kabir Bello dan Ladislas, Persitara punya fisik yang lebih prima dibanding tuan rumah.
Ya, pemain-pemain Persitara baru tampil perdana di LSI. Sebaliknya Persela sudah habis-habisan saat mengalahkan Pelita Jaya, 2-1, Minggu, 11 Oktober 2009.
"Kami baru bisa menurunkan dua pemain asing saja (Ladislas, dan Kabir Bello). Jadi, melawan Persela adalah saatnya bagi para pemain lokal unjuk gigi. Khususnya bagi Jatmiko yang eks Persela, serta Sutikno yang berasal dari Lamongan,” lanjut Dody.
Dody menambahkan, pertandingan perdana ini merupakan modal utama Persitara di laga selanjutnya. Karena itu Dody berharap pemain-pemainnya bisa tampil maksimal, sore ini.
Minus Dua Pemain Iran
Persitara sebenarnya sudah mengontrak dua pemain Iran. Namun keduanya belum bisa turun karena masalah administrasi. Sedangkan pemain asal Liberia, John Tarkpor yang juga didaftarkan ke PT Liga masih dalam sengketa.
” Justru kita optimistis dengan materi pemain lokal dulu, karena mereka sudah lama bersama dan kordinasinya lebih menggigit. Dua pemain Iran itu secara teknis juga belum padu dengan kami, jadi tidak ada masalah,’’kata Tantan striker Persitara.
Tantan rencananya akan diduetkan dengan Prince Kabir Bello di lini depan, sementara untuk lini belakang, Ledi Utomo atau Firdaus Ramadan serta Ladislas bisa di plot menjadi palang pintu.
"Kunci pertandingan hari ini adalah bertahan dengan baik di 30 menit awal untuk menghadapi gempuran striker-striker Persela. Kami juga akan menugaskan Mursyid Mony untuk mengunci Zada (Leonardo Martin), setelah terbaca permainan mereka, baru kita lawan,” tandas Dody.
Prediksi Line Up
Persela (4-4-2)
81-Khoirul Huda (K), 15-Fabiano Beltrame, 6-Aun Carbiny, 14-Khomad Suharto, 5-Taufik Kasrun (B), 19-Jimmy Suparno, 2-Zaenal Arifin, 66-Gangga Mudana, 17-Leonardo Martin (T), 9-Samsul Arif, 70-Varney Boakay (D)
Pelatih: Widodo C Putra
Persitara (4-4-2)
21-Wawan Darmawan (K), 22-Irwan Camelio, 4-Ladislas Bushiri, 17-Firdaus Ramadhan, 8-Dedy Mulyadi (B), 15-Jatmiko, 23-Sutikno, 6-Anwar, 26-Mursyid Moni (T), 10-Tantan, 9-Prince Kabir Bello (D)
Pelatih : Dick Buitelaar