VIVAnews - Meski sudah tidak melatih di Spanyol, Juande Ramos tetap menaruh perhatian kepada dua tim besar: Real Madrid dan Barcelona. Ramos memberikan analisis untuk kedua tim itu.
Madrid musim ini mendatangkan dua pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo dan Ricardo Kaka. Tentu sejumlah pemain berbakat lainnya ikut bergabung.
Berbeda dengan Barca, tim Catalan itu hanya mendatangkan Zlatan Ibrahimovic sebagai permain termahal musim ini. Barca juga melepas Eto'o ke Inter Milan.
Selain itu, Barca lebih mengoptimalkan pemain binannya. Sebut saja, Andres Iniesta, Xavi Hernandez dan Lionel Messi yang menjadi bintang lapangan Nou Camp setelah lulus dari akademi Barca.
Ramos yang kini menukangi CSKA Moscow mengeluarkan pendapatnya. Dua tim raksasa Spanyol itu disebut pelatih asal Spanyol ini memiliki kesamaan.
Seperti dilansir AS, Rabu 7 Oktober 2009, Ramos menyebut Barca bisa mengorganisir tim lebih baik sehingga para pemainnya lebih menyatu. Sedangkan Madrid, dikatakannya memiliki skill individu yang lebih baik.
Pola permainan Madrid saat ini disebut Ramos tidak biasanya. Tapi ia sadar, Madrid kini bertabur para pemain mahal yang merumput di tanah Eropa.
"Ada yang ganjil dalam permainan Madrid. Dan saya pikir itulah skuad dengan pemain yang penuh kualitas," kata mantan manajer Madrid dan Tottenham Hotspur itu.
Ramos menjadi suksesor Bernd Schuster setelah pelatih asal Jerman itu dipecat manajemen Madrid. Sebelumnya, pelatih 55 tahun itu datang dari Spurs dan menggantikan peran Schuster.