VIVAnews - Sekali dipanggil ke tim nasional Argentina, Gonzalo Higuain langsung menjadi figur sentral. Striker Real Madrid ini akan ditandemkan dengan Lionel Messi di lini depan Tim Tango melawan Peru.
Laga kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Selatan di Stadion Monumental, Sabtu 10 Oktober 2009, ini sangat krusial bagi pasukan Maradona. Tim Tango harus menang jika ingin membuka peluang lolos otomatis ke Afrika Selatan alias tanpa lewat jalur playoff.
Hanya empat besar klasemen akhir zona ini lolos otomatis. Maradona pun tak main-main mempersiapkan pasukannya yang sementara berada di posisi 5 klasemen.
Maradona telah memanggil striker veteran Boca Juniors, Martin Palermo. Striker jangkung ini mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Ghana di laga uji coba, pekan lalu.
Kini, setelah memanggil Higuain, Maradona justru menepikan Palermo. Striker kelahiran Prancis berusia 21 ini akan diduetkan dengan Messi.
'Pipita' membuktikan kapasitasnya bersama Real Madrid, musim lalu. Higuain masih mempertahankan konsistensi permainan meski tak selalu menjadi starter.
Setelah spekulasi sebulan lamanya, Higuain akhirnya menerima panggilan dari Maradona. Awalnya, Higuain sempat diprediksi masih akan disimpan dalam laga lawan Peru yang notabene sudah gagal lolos ke Afrika Selatan.
Ia akan dimainkan sebagai senjata rahasia Maradona lawan Uruguay di Montevideo, Rabu 14 Oktober 2009. Tapi dalam latihan Rabu 7 Oktober 2009, Higuain lebih sering mendapatkan peran utama dibanding Palermo.
Kejutan Maradona lainnya adalah kemungkinan memainkan sejak awal Rolando Schiavi, Emiliano Insua dan Enzo Perez. Berikut prediksi skuad Starting XI Maradona melawan Peru dalam formasi 4-4-2: Sergio Romero; Jonas Gutierrez, Rolando Schiavi, Gabriel Heinze, Emiliano Insua; Enzo Perez, Javier Mascherano, Angel Di Maria, Pablo Aimar; Lionel Messi, Gonzalo Higuain.