VIVAnews - Mantan pelatih Meksiko Sven Goran Eriksson dinilai telah gagal menukangi timnas Meksiko. Menurut Rafael Marquez negaranya itu telah salah memakai Eriksson.
Selama Eriksson membawahi timnas Meksiko rupanya jauh dari harapan. Itulah sikap yang ditunjukkan oleh Marquez.
Tak hanya itu, selama membesut El Tri, Eriksson juga dikritik karena terlalu banyak memasukan pemain naturalisasi dibanding pemain asli Meksiko.
"Keputusan buruk telah dibuat," ujar Marquez pada wartawan seperti dilansir Goal, Rabu 6 Oktober 2009.
Ditangan Eriksson Meksiko hanya mampu menang enam kali, seri satu kali dan menelan kekalahan enam kali. Justru dengan hadirnya mantan pelatih Atletico Madrid, Javier Aguierre, Meksiko dinilai lebih berkembang.
Ditangan Aguirre, Meksiko sukses membawa tim asuhnya itu menang 11 kali, imbang satu kali dan dua kali kekalahan.
"Kami semua khawatir, tapi kedatangan Aguirre telah membuat segala tujuan, kami percaya kerjanya dan kami harus mencaoba membawanya," pungkas Marquez.