VIVAnews - Meski hanya sebagai ajang Community Shield (persahabatan), namun partai melawan Sriwijaya FC merupakan saat yang tepat buat Persipura Jayapura membuktian sebagai tim yang terbaik di Indonesia untuk saat ini. Laga kedua tim akan berlangsung di Stadion Mattoanging Makkasar, Rabu 7 Oktober 2009.
“Selama ini, berbagai media selalu membangga-banggakan Sriwijaya FC sebagai The Dream Team. Namun, inilah saatnya Persipura membuktikan yang terbaik dan tidak ada duanya di Indonesia," umbar Pelatih Persipura, Jacksen Ferreira Tiago ketika dikonfirmasi VIVAnews via selulernya, Selasa sore, 6 Oktober 2009.
Jacksen menegaskan, tim besutannya siap meladeni semua bentuk permainan Sriwijaya, tanpa ada persiapan khusus. Bahkan, masuknya beberapa pemain baru di kubu Sriwijaya seperti Ponaryo Astaman dan Hendro Kartoko, sama sekali bukan ancaman bagi Tim Mutiara Hitam.
“Kami menganggap tidak ada yang istimewa dengan Sriwijaya. Semua tim sama, punya kekurangan dan kelebihan," tutur Jacksen.
Untuk itu, Jacksen sama sekali tidak menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi Sriwijaya. Apa yang diberikan dalam program latihan tinggal diimplementasikan di lapangan.
Pelatih asal Brasil itu juga mengatakan, ini juga merupakan ajang tepat bagi Persipura untuk melampiaskan kekesalan mereka di final Copa Indonesia. Dimana saat itu, mereka melakukan walk out akibat keputusan wasit yang kontroversial.
Namun yang pasti, pertandingan Community Shield bukan merupakan tujuan utama Persipura. Tapi, lebih fokus kepada Liga Champions Asia (LCA) dan ISL,” tandasnya.
Laporan: Banjir Ambarita/Papua
• VIVAbola