VIVAnews - PT Liga Indonesia dan panitia pelaksana berniat untuk menyumbangkan keuntungan Communty Shield kepada korban gempa Sumatera Barat. Sayang belum ada kejelasan apakah niat ini bisa terwujud atau tidak.
CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono dalam jumpa pers di Jakarta, Senin, 5 Oktober 2009 mengaku telah menyumbang Rp 25 juta untuk korban gempa Sumbar. Namun PT Liga masih berupaya untuk mencari tambahan lewat Community Shield.
Namun upaya ini butuh kerja keras. Sebab dana yang dibutuhkan untuk menggelar pertandingan sekitar Rp400 juta - Rp 500 juta belum sebanding dengan dana yang didapat dari pihak sponsor. Karena itu, PT Liga berharap penjualan tiket mampu menjadi alternatif dalam mencari keuntungan.
Ketua Panpel Community Shield, Syamsudin Umar kepada wartawan di Makassar mengatakan akan mencetak 18 ribu tiket. Tiket-tiket ini akan dijual dengan harga antara Rp15 ribu hingga Rp75 ribu. Masing-masing terdiri atas empat kategori mulai dari tribun terbuka hingga VIP.
"Sampai saat ini pernjualan tiket masih berlangsung. Kami belum bisa mendata berapa pemasukan yang akan kami dapat dari penjualan tiket ini. Mudah-mudahan bisa terjual habis," tandas Syamsudin.
Community Shield akan mempertemukan juara Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009, Persipura dengan Copa Indonesia 2008/2009, Sriwijaya FC. Laga pembuka kompetisi sepakbola nasional ini akan digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, 7 Oktober 2009.
Hadiah Belum Diumumkan
Sementara itu, PT Liga juga menyatakan Community Shield akan memperebutkan sebuah trofi. Namun bentuknya masih dirahasiakan. Mengenai besarnya hadiah yang diperebutkan juga belum ada kejelasan.
"Sampai saat ini kami belum tahu apa hadiah pertandingan ini. Tadi saat technical meeting juga tidak ada pembicaraan soal hadiah," kata Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.
Laporan Rahmat Zeena/Makassar