VIVAnews - Mata pemerhati sepakbola boleh fokus pada bigmatch Chelsea kontra Liverpool. Namun duel Arsenal kontra Blackburn Rovers juga dipastikan tak kalah menarik.
Satu jaminan yang membuat laga ini dipastikan menarik tentu sejarah perseteruan kedua manajer.Permusuhan manajer Arsenal Arsene Wenger dan Sam Allardyce (Blackburn Rovers) terjadi sejak Allardyce masih menangani Bolton Wanderers.
Saat itu, Bolton di bawah Allardyce memang menjadi batu sandungan Arsenal saat tengah berusaha merengkuh gelar Liga Inggris pada 2006 silam. Allardyce menyambut serangan Wenger dengan menyebut manajer asal Prancis ini tak menaruh respek pada tim lain.
Sejak itu, aroma permusuhan keduanya diumbar di media-media Inggris. Namun seiring bergulirnya waktu, permusuhan ini mulai memudar meski belum hilang total. Dan di laga di Emirates Stadium, Minggu 4 Oktober 2009, Wenger mengaku siap menyambut baik Allardyce.
"Saya percaya Sam punya waktu banyak dalam tugasnya dan punya pengalaman bagus. Dia telah melakukan hal yang baik buat klub di mana dia berada," ujar Wenger seperti dilansir Mailonline.
"Saya selalu menjabat tangan dia setelah pertandingan dan kami meninggalkan semuanya di lapangan. Saya memang tidak selalu bahagia seusai pertandingan lalu karena ada konfrontasi besar. Tapi pada akhirnya ini semua terkait olahraga," bebernya.
Wenger sendiri kini memang tengah bahagai. Manajer berusia 59 tahun ini telah merayakan 13 tahun pengabdiannya pada Arsenal. Dan guna melengkapi catatan indahnya, maka Wenger tentu mengharapkan tiga poin saat menjamu Blackburn nanti.
Selain itu, Arsenal juga tak pernah menelan kekelaahan dari Blackburn sejak musim 2002/2003. Bahkan musim lalu, The Gunners selalu berpesta gol dengan mencetak empat gol tanpa balas di dua pertemuan.