VIVAnews - Kubu Chelsea sibuk menyampaikan bantahan kalau Roman Abramovich sempat pingsan saat berusaha menaklukkan puncak gunung Kilimanjaro di Tanzania. The Blues hanya mengakui kalau pemiliknya itu mengalami masalah pernafasan.
Dalam pernyataannya Chelsea menjelaskan Abramovich juga tidak memerlukan perawatan medis. Ia beserta rombongannya memang diakui ingin mendaki Kilimanjaro yang merupakan gunung tertinggi di Afrika dengan ketinggian sekitar 4.500 meter.
"Ekspedisi itu benar-benar dipersiapkan secara matang. Selain itu Guus Hiddink tidak menjadi anggota ekspedisi seperti yang telah banyak diberitakan," demikian pernyataan Chelsea seperti dikutip Sky Sports.
Abramovich 'hanya' kesulitan beradaptasi di ketinggian. Rombongan disebut kurang melakukan aklamatisasi di tempat yang punya tekana udara rendah. Namun demikian memang diakui ekspedisi itu telah dibatalkan karena sang taipan rusia itu menderita 'mountain sickness.'