VIVAnews - Klaim Zlatan Ibrahimovic sebagai aktor utama sukses Inter Milan menguasai Italia dianggap sebagai kesombongan. Tentu saja ada figur sangat tak senang dengan arogansi Ibra itu.
Bek tengah Inter, Marco Materazzi menghujat Ibra yang kini telah hijrah ke Barcelona itu. Matrix tak sepakat bahwa Ibra menjadi alasan utama Nerazzurri sangat dominan di Liga Italia (Serie A) dalam empat musim terakhir.
“Ibra membantu kami memenangi tiga Scudetti, tapi kami bermain sebagai sebuah tim,” kata Matrix kepada wartawan di Civic Arena di Milan dalam pembukaan acara Homeless World Cup.
Ibra sempat mengklaim dirinya sebagai instrumental utama Inter meraih tiga trofi Serie beruntun sejak hijrah dari Juventus pada 2006. Materazzi dibuat panas oleh komentar Ibra itu.
“Terima kasih Ibra untuk tiga titel. Sampai bertemu kembali Rabu (16 September 2009) pekan depan," lanjut Matrix kepada Goal.
Fans Beneamata diprediksi akan memberikan sambutan kurang hangat kepada Ibra dalam laga fase grup Liga Champions itu. Meski membenci Ibra, Materazzi kurang sepakat dengan rencana Interisti itu.
“Kami harus membuat lawan tak nyaman di lapangan lewat permainan. Bukan dengan cara seperti itu,” tutup Matrix.