VIVAnews - Hukuman 18 bulan dilarang masuk bursa transfer yang diterima Chelsea tentu akan mendatangkan dampak besar. Namun untuk mantan pemain The Blues, Arjen Robben, dampak itu terlihat cukup menakutkan.
Pasalnya Robben memprediksi kalau mantan rekan-rekannya akan segera hengkang. Bukan perkara mudah bagi pemain-pemain besar tidak bisa pindah dari sebuah klub.
"Pemain seperri John Terry dan Frank Lampard yang mencintai klub ini mungkin akan tetap tinggal," ujar Robben seperti dilansir Team Talk, Minggu 6 September 2009.
"Tapi saya rasa pemain yang tidak memiliki hubungan jangka panjang dengan klub mungkin akan pergi. Klub-klub besar di Eropa kini akan melihat para pemain Chelsea, dan kalau mereka ingin pergi klub tak bisa berbuat banyak," tambahnya.
Vonis ini diterima Chelsea dari Dewan Resolusi Konflik FIFA (DRC) pada Kamis 3 September 2009. Klub ibukota Inggris itu dianggap bersalah karena membuat pemain Lens, Gael Kakuta, melanggar kontraknya.
Padahal bersama Lens, Kakuta masih punya kewajiban selama dua tahun lagi. Selain hukuman ini, The Blues dan Kakuta diwajibkan membayar denda uang.
Chelsea dibebani denda 130 ribu Euro (Rp 1,8 miliar). Sedangkan Kakuta wajib membayar 780 ribu Euro atau setara dengan Rp 11 miliar. Rencananya The Blues akan mengajukan banding atas vonis tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga di Lausanne, Swiss.
Soal ini, Robben kembali menunjukkan perbedaan pandangan dengan The Blues.
"Saya tak tahu bila mereka (Chelsea) bersalah, tapi saya setuju dengan FIFA. Jangan sampai klub besar berpikir mereka berada di atas hukum," ujar pria yang kini membela Bayern Munich itu.