VIVAnews - Real Madrid dan Manchester United mungkin akan tersenyum mendengar berita yang satu ini. Pasalnya, pemain incaran mereka Franck Ribery, menyatakan tak bahagia di Bayern Munich.
Alasan utama Ribery hanya satu, yaitu kehadiran pelatih Louis van Gaal. Hubungan keduanya memang tidak harmonis dari sebelum musim 2009-2010 bergulir. Hal itu diamini Ribery dengan pernyataannya ke beberapa media Eropa.
"Ini pertama kalinya dalam karirku hubungan dengan pelatih tidak positif," ujar Ribery seperti dilansir The Sun, Rabu 2 September 2009.
"Saya tak memiliki rasa percaya dan itu membuat semua hal jadi lebih rumit. Saya tak punya rasa apa pun dengan Van Gaal," tambahnya.
Madrid dan MU harusnya bisa memanfaatkan keadaan ini dengan mengundang Ribery ke kandang masing-masing. Madrid memang sudah mengincarnya di bursa transfer tahap 1 lalu.
Sedangkan MU masih mencari pengganti pemain bertipe seperti Cristiano Ronaldo yang ironisnya hengkang ke Madrid.
Meski demikian Ribery menyatakan hal itu tidak mungkin. Van Gaal diakui Ribery sudah membatasi ruang geraknya. Hingga pemain asal Perancis itu tak bisa lepas dari Munich.
Ribery kini malah lebih betah berada di timnas Perancis. Di situ ia merasa menemukan kembali 'teman-temannya'.