VIVAnews - Situasi AC Milan kini sedang tidak kondusif. Kepergian Ricardo Kaka ke Real Madrid sepertinya akan diikuti hengkangnya Andrea Pirlo ke Chelsea.
Tifosi Milan kembali marah. Tapi, Gennaro Gattuso coba menenangkannya. “Kita harus mempunyai kepercayaan," ujar Rinho kepada Gazzetta dello Sport, Senin 3 Agustus 2009.
Ya, harmonisasi antara pemain, klub dan tifosi Milan rupanya mulai terganggu. Kepergian para pemain pilar Rossoneri menjadi penyebabnya. Terakhir, Il Diavolo terancam akan kehilangan Pirlo yang berniat menyusul Carlo Ancelotti ke Stamford Bridge.
Namun, Gattuso coba meredakan ketegangan. Gelandang timnas Italia ini meminta semua pemain dan tifosi percaya dan mendukung kebijakan sang supremo Silvio Berlusconi.
“Saya mengerti saat ini sulit menjaga kepercayaan fans setelah melihat apa yang terjadi dalam dua dekade lebih. Ada penurunan besar, tapi kami harus percaya kepada Berlusconi," bebernya.
Gattuso memang lebih memilih melihat segalanya dengan keyakinan. Meski hingga saat ini Milan terlihat pasif dalam perburuan pemain, Gattuso masih cukup yakin Rossoneri masih bisa bersaing.
“Saya percaya kami dapat melewati kualifikasi Liga Champions," tambahnya.
Meski begitu, Gattuso juga menyadari jika Milan butuh tambahan pemain baru terutama di barisan depannya. Gelandang 31 tahun ini yakin kedatangan striker macam Klaas-Jan Huntelaar maupun Luis Fabiano akan membuat Rossoneri semakin kuat.
“Saya senang Huntelaar, karena dia seorang pemain yang akan terus bertarung untuk mendapatkan bola. Begitu juga dengan Fabiano. Dia seorang pemain besar, dan saya rasa dia akan menjadi pilihan pertama di barisan penyerang," bebernya.
Kabar terakhir, Milan kini tengah mengajukan tawaran baru buat Fabiano. Padahal, beberapa pekan lalu baik kubu Milan maupun Sevilla telah mengklaim negosiasi Milan-Sevilla telah berakhir.