VIVAnews - Perkelahian yang melibatkan Steven Gerrard mulai masuk dalam tahap baru. Seperti dilansir ABC Sport Rabu 22 Juli 2009, Jaksa Penuntut kini menuduh Gerrard dengan sengaja memukul korban yang juga seorang DJ.
Jaksa yang bernama David Turner itu bahkan menyatakan kalau Gerrard meninju orang seperti atlet profesional.
"Hanya dalam hitungan detik, Gerrard bergabung dalam serangan dengan menggunakan tinju uppercut," kata Jaksa tersebut.
"Hal ini menunjukkan gaya dan kecepatan dari seorang petinju profesional dibanding seorang pesepakbola," katanya lagi.
Peristiwa ini terjadi pada 29 Desember 2008 di sebuah klub malam. Gerrard dan beberapa rekannya tengah melakukan perayaan setelah membekap Newcastle United 5-1.
Insiden bermula saat Gerrard ingin mengambil alih pemutar kepingan CD. Namun sang DJ, Marcus McGee, menolak dan akhirnya memicu perkelahian.
Gerrard mengatakan kalau hal yang ia lakukan hanyalah demi pertahanan diri. Namun Jaksa menyangsikan hal itu. Terlebih ada beberapa bukti termasuk rekaman video yang menunjukkan hal sebaliknya.
"Dalam kondisi itu, tinju Gerrard-lah yang bicara. Bukan kedua kakinya," ujar Jaksa.
Pengadilan ini membuat Gerrard tak bisa ikut tur Asia ke Bangkok dan Singapura bersama rekan-rekannya. Hal ini sempat membuat fans The Reds kecewa.
Pasalnya sudah sekian lama mereka menanti kedatangan sang kapten. Tapi apa mau dikata, Stevie G kini tengah jadi pesakitan di bangku terdakwa.