VIVAnews - Menko Polhukam Widodo AS memastikan ledakan di Hotel JW Marriott dan Rizt Carlton pukul 07.45 WIB dan pukul 07.47 WIB pada Jumat 17 Juli 2009 pagi terjadi di dua restoran yang ada di dua hotel tersebut. Ledakan yang pertama terjadi di Restoran Syailendra, Marriott, dan Restoran Airlangga, Ritz Carlton.
Ledakan di Syailendra terhitung untuk kedua kalinya terjadi. Pada tahun 2003 lalu, saat Marriott diguncang bom, titik ledakan terjadi di restoran yang berlokasi di dekat lobi depan ini.
"Identifikasi korban saat ini sedang dilakukan petugas," kata Widodo AS dalam pernyataan kepada wartawan di lokasi kejadian. Ia didampingi juru bicara Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna.
Menurut Widodo, korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit, yakni:
1. RS Medistra : 1 WNI dan 1 WNA
2. RS MMC : 11 WNA dan 18 WNI
3. RS Jakarta : 9 WNI dan 1 WNA
4. RSPP: 1 orang luka-luka
Menurut Widodo, korban meninggal dunia di lokasi kejadian ada 8 orang, 6 orang di Hotel Marriott dan 2 orang di Hotel Ritz Carlton. "Semuanya ada 50, yang ditemukan meninggal di TKP ada 8, di rumah sakit satu orang," kata Widodo.