VIVAnews - Meski Real Madrid kini dipenuhi pemain-pemain bintang, Juande Ramos belum menganggap mereka sebagai sebuah kesatuan tim. Hal ini tak lain karena belum padunya individu para bintang tersebut bila dilebur jadi satu bagian.
Mantan pelatih Madrid itu bahkan menyimpulkan kalau Barcelona sebagai rival malah lebih baik. Menurut Ramos, Barca sudah matang sebagai tim. Tidak seperti Madrid yang masih dalam bentukan kasar.
"Dalam level individu mereka (pemain Madrid) hebat. Tapi Barca punya keunggulan sebagai sebuah tim, sesuatu yang belum dimiliki Madrid," ujar Ramos seperti dilansir Eurosport, Jumat 3 Juli 2009.
"Sesorang harus menyadari itu, sekarang saatnya menempatkan mereka dalam mesin pengaduk dan menghasilkan koktail yang baik," tambahnya.
Ramos bisa mengatakan hal ini karena ia berpengalaman melatih Madrid. Meski hanya berjalan setengah musim, Ramos sepertinya sudah mulai paham dengan ciri punggawa El Real.
Namun Ramos mengaku masih menyimpan rasa penasaran pada klub sembilan kali juara Liga Champions itu. Pasalnya Ramos merasa harusnya saat ini dialah yang menukangi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.
Tapi entah kenapa, Ramos dilengserkan dan diganti oleh Manuel Pellegrini. Pergantian yang tidak pernah disangka oleh Ramos karena sebelumnya memang tidak ada peringatan apa pun.
"Dalam berbagai survei yang dilakukan termasuk di Marca (harian ternama Spanyol), saya selalu muncul jadi kandidat pertama (pelatih Madrid). Tapi anehnya hanya dalam waktu semalam, mereka mencabut nama saya dari survei itu," kata Ramos.
"Dari berbagai alasan saya tidak merasa saat itu adalah waktu yang tepat untuk pergi."