VIVAnews - Kedatangan pelatih Carlo Ancelotti di Chelsea membuat John Terry takut kehilangan jabatan sebagai kapten.
Menurut Terry memang keputusan ada di tangan pelatih yang baru. Tapi tetap saja kepastian jadi tidaknya ia jadi Kapten sudah mengganggu pikirannya akhir-akhir ini.
"Saya masih ingin jadi kapten Chelsea musim depan. Tapi manajer (Ancelotti) belum juga membuat keputusan," kata Terry seperti dilansir Sky Sport, Kamis 2 Juli 2009.
"Tidak masalah siapa pun dirimu yang jelas kedatangan manajer baru dalam klub bisa membuat pemikiran baru," tambahnya.
Selama ini memang jabatan pemimpin tim dipegang oleh Terry. Sedangkan jabatan kapten kedua ada di tangan Frank Lampard. Bila keduanya berhalangan, maka ban kapten diserahkan pada Petr Cech.
Namun sosok kepemimpinan Terry memang tak usah dipertanyakan lagi. Pria 28 tahun itu bisa menjadi pemimpin yang baik untuk teman-temannya di atas lapangan. Satu-satunya masalah Terry adalah belum bisa mengendalikan emosi.
Sudah dalam beberapa kejadian, Terry terlibat adu mulut dengan wasit yang memimpin pertandingan. Melihat hal ini, beberapa pemain The Blues pun ikut-ikutan melakukan hal yang sama.
Padahal sebagai kapten adalah tugas Terry untuk menenangkan rekan setimnya. Ia pun dituntut memiliki kepala dingin dalam menghadapi berbagai situasi.
Hal ini ditambah belum dekatnya sosok Carletto, membuat Terry masih belum bisa memastikan apakah jabatan kapten akan kembali ia raih.