VIVAnews - Demi kelangsungan hidup klub-klub Eropa, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) akan mengusulkan pembatasan pengeluaran.
Kebijakan yang disebut 'financial fair play' ini sekarang masih dibicarakan oleh UEFA. Namun keputusan tetapnya baru akan keluar pada September 2009 mendatang.
Menurut Presiden UEFA, Michel Platini hal ini dilakukan demi melakukan prinsip kunci dalam sepakbola. Yaitu menjadikan sepakbola jadi lebih fair dan terbuka. Serta bisa hidup dari semua sumber daya yang dimilikinya, termasuk pemain-pemain muda.
"Kebijakan ini membuat klub harus membatasi pengeluarannya. Agar imbang, gaji dan transfer pemain juga harus proporsional," ujar Platini seperti dilansir Times, Kamis 2 Juli 2009.
"Klub harus berinvestasi pada sektor pemuda dan menggunakan bakat asli dari pemuda lokal demi memperkuat skuad mereka," tambahnya.
UEFA harus melakukan penegasan ini karena bila tidak akan terjadi kekacauan dalam sistem keuangan sepakbola Eropa. Saat ini saja hal tersebut mulai terasa ketika Real Madrid mengeluarkan dana besar untuk kedatangan Cristiano Ronaldo, Kaka, dan Karim Benzema.
Jumlah uang demi masing-masing tiga bintang itu membuat klub-klub berani menaikkan harga pemain mereka. AC Milan pernah mengeluhkan hal ini.
Menurut mantan klub Kaka itu, beberapa pemain baru yang diincarnya berani meninggikan harga menjadi tidak rasional. Akibatnya, Rossoneri harus mengurungkan niat mendatangkan muka-muka baru dalam skuadnya.
• VIVAbola