VIVAnews - Panita Lokal Tur Manchester United (LOC) ke Indonesia menjaga ketat rahasia bentuk tiket yang akan diedarkan ke penonton. Langkah ini untuk mengantisipasi pemalsuan tiket pertandingan yang akan digelar pada Senin 20 Juli 2009 itu.
Koordinator Bidang Komersial, Herman Ago mengatakan, tiket akan dicetak di Indonesia. Namun, tempat dan bentuknya tidak akan diumumkan ke publik untuk menjaga agar tidak sampai dipalsukan.
"Tiket belum muncul saja, sudah ada isu pemalsuan tiket. Karena itu, kami sangat menjaga kerahasiaan bentuk tiket hingga hari H pendistribusian nanti," kata Herman saat dihubungi VIVAnews, Kamis 2 Juli 2009.
Saat ini penonton yang ingin mendapatkan tiket MU memang belum bisa mendapatkan tiket asli panitia. Pecinta MU yang berniat untuk menyaksikan duel Indonesia All Star vs MU tersebut baru diberikan kuitansi atau bon pembayaran saja.
Tiket resmi baru diedarkan dua hari sebelum pertandingan. Sebagian akan diantar langsung ke alamat pemesan, sedangkan sebagian lagi boleh ditukar di beberapa loket yang akan ditunjuk oleh panitia.
Untuk menghindari pemalsuan tiket, panitia lokal sampai-sampai harus mencetak tiket di Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Selain itu, tiket juga akan ditempeli semacam hologram sebagai tanda keaslian tiket
"Kami juga akan menggunakan kertas khusus untuk tiket nanti. Namun seperti apa bentuknya, itu masih rahasia," tandas Herman.
Untuk pertandingan MU vs Indonesia All Star, panitia lokal mencetak 77 ribu tiket. Sebanyak 75 persen di antaranya sudah habis terjual.
Informasi seputar kedatangan MU ke Indonesia bisa diakses di: http://cangkang.vivanews.com/manchesterunited