VIVAnews - Kebersamaan Suharno dengan Persiwa Wamena berakhir. Pelatih asal Malang itu memilih untuk hengkang dari tim berjuluk Badai Pegunungan tersebut.
Menurut pesan singkat yang dikirimkan kepada wartawan, Suharno mengatakan kontraknya telah berakhir sejak 13 Mei 2009. Meski demikian mantan pelatih Persis Solo itu masih tetap melanjutkan tugasnya hingga kompetisi selesai, 10 Juni 2009.
Di Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009, Suharno berhasil membawa Persiwa tampil sebagai runner up. Prestasi ini diakuinya sebagai hasil yang membanggakan.
Meski demikian, Suharno memutuskan untuk hengkang dari Persiwa. Dia juga telah memberikan laporan tertulis kepada manajemen.
"Saya berdoa, siapa pun yang menjadi pelatih Persiwa harus lebih bagus lagi," kata Suharno.