VIVAnews - Para petinggi Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) mulai ragu dengan kapasitas Diego Maradona membesut tim Tango. Legenda hidup Argentina itu mendapat kritikan pedas usai beberapa hasil buruk yang ditoreh Argentina.
Adalah Enrique Merelas yang merupakan anggota Komite Eksekutif AFA yang mulai membuat posisi Maradona tak nyaman. Merelas dianggap sebagai perwakilan AFA mengingat ia juga teman dekat Julio Grondona, Presiden AFA.
Tanpa sungkan, Merelas mengakui Argentina kini terancam gagal tampil di Afrika Selatan usai hasil buruk yang dicapai Lionel Messi cs di kualifikasi zona Amerika Selatan. Merelas juga secara konsisten menyerang Maradona dan manajemen tim selama ini.
"Saya tidak pernah sepakat dengan pengangkatan Maradona," ujar Merelas kepada Radio Sensitive.
Di bawah rezim Maradona, Argentina memang sempat tampil mengagumkan. Namun, dua kekalahan di tiga pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia lalu membuat Maradona mulai diragukan.
Merelas juga menyerang Maradona terkait keputusannya tak memanggil Juan Roman Riquelme. Maradona dan Riquelme memang berseteru.
Bahkan, Maradona kini dibenci pendukung Boca Juniors. Maradona sendiri mengaku tak akan memanggil Riquelme jika tak meminta maaf kepadanya.
"Mengapa dia (Riquelme) harus minta maaf untuk kembali. Minta maaf untuk apa?" ujar Merelas menyerang Maradona.
Kini, Argentina hanya mampu nangkring di posisi 4 zona Amerika Selatan dengan koleksi 22 poin. Argentina sementara tercecer dari Brasil yang berada dipuncak grup dengan koleksi 27 poin diikuti Chile (26), dan Paraguay (24).
Argentina kini masih mempunyai sisa dua pertandingan kandang dan dua pertandingan tandang. Di kandang, Albicelestes akan menjamu Brasil (5 September) dan Peru (10 Oktober). Sedangkan partai tandang kontra Paraguay (8 September) dan Uruguay (13 Oktober).