VIVAnews - Manchester City membantah berita tentang rencana menjadikan Samuel Eto'o sebagai pemain bergaji terbesar. Kubu City tak ingin menciptakan disharmonisasi di kamar ganti pemain.
Kabar mengejutkan datang tentang rencana mega deal City kepada Barcelona untuk mendapatkan Eto'o. Bahkan, Presiden Barca, Joan Laporta, menyebut deal itu akan membuat Eto'o pemain bergaji terbesar di dunia.
Menurut The Daily Express, perwakilan City membantah semua berita itu. Mereka tetap tertarik kepada Samu, tapi takkan menjadikannya sebagai pemain bergaji terbesar.
Kabar awal, Eto'o akan digaji 180 ribu poundsterling alias Rp 3 miliar per pekan. City tak ingin kabar ini merusak keharmonisan kamar ganti pemain, terutama kepada Robinho.
Eto'o takkan digaji melebihi Robinho, pemain termahal City dan Liga Inggris. Striker Kamerun berusia 28 ini akan dibayar 160 ribu pounds alias Rp 2,7 miliar per pekan.
Barca siap menerima pinangan City senilai 29 juta euro. Jika tidak, Eto'o akan hijrah dengan bebas transfer musim depan.