VIVAnews - Spanyol masih mengejar rekor. Kemenangan terpanjang akan diukir La Furia Roja jika mampu menaklukkan Afrika Selatan di Piala Konfederasi, Minggu dini hari WIB, 21 Juni 2009.
Spanyol akan menoreh 15 kemenangan beruntun. Itu sudah cukup untuk melewati rekor Brasil, Australia serta Prancis yang disamai Spanyol seusai menaklukkan Irak 1-0.
"Ini sangat penting, meski kami tak terus membicarakan hal itu. Kami tahu bisa mengukir sejarah baru dengan kemenangan beruntun ini," kata pelatih Vicente del Bosque kepada Reuters.
"Rekor ini tak bisa dipertanyakan lagi. Itu fakta yang akan selalu diingat orang," lanjut mantan pelatih sukses Real Madrid itu.
Minimal, jika Spanyol tak kalah pun, mereka telah menyamai rekor Brasil: 35 kali beruntun tak terkalahkan. Spanyol kini telah memastikan lolos ke semifinal dengan dua kemenangan di Grup A atas Irak dan Selandia Baru.
"Sangat penting jika terus menang. Karena ini akan mempertahankan momentum untuk membentuk tim yang tak terkalahkan," kata kiper cadangan, Pepe Reina.
Istirahatkan Pemain
Meski begitu, Del Bosque mengisyaratkan akan mengistirahatkan beberapa pemainnya. Spanyol diharapkan bisa tampil sangat segar di semifinal.
"Ini situasi ideal untuk melakukan beberapa pergantian dan mengistirahatkan beberapa pemain. Sebab, kami tak pusing memikirkan siapa yang akan dihadapi di semifinal," lanjut Del Bosque.
"Afrika Selatan tampil beda di dua laga. Mereka bertahan lawan Irak dan menyerang Selandia Baru. Kami yakin mereka punya sentuhan magis yang membuat penampilan jadi dinamis," tutur Del Bosque. "Secara teknis, mereka sangat bagus serta punya pertahanan kuat. Mereka juga didukung banyak suporter sheingga laga nanti akan sangat ketat.
Afrika Selatan harus menghindari kekalahan untuk menggaransi tempat di semifinal. Jika kalah, Irak punya kesempatan lolos dengan menaklukkan Selandia Baru di Johannesburg.