VIVAnews - Pelatih timnas Argentina, Diego Armando Maradona, mengancam akan menuntun Presiden River Plate karena menyuruhnya melakukan pemeriksaan psikologis.
Melalui pengacaranya, Maradona sudah siap membuat tuntutan untuk Jose Maria Aguilar.
"Ini adalah hinaan dan dia (Aguilar) harus menarik kembali permintaan itu," kata pengacara Maradona, Hector Leguizamon seperti dilansir AP, Jumat 19 Juni 2009.
Konflik kontra Aguilar terjadi ketika Maradona menghina River Plate beberapa waktu lalu. Saat itu pencetak Gol Tangan Tuhan itu mengatakan kalau River adalah klub penuh 'bencana' dan 'perlu digembalakan'.
Belum cukup sampai di situ, Maradona juga mengatakan kalau kandang River perlu dicat ulang.
Tidak terima dengan perlakuan itu, Aguliar mengirim surat pada Asosiasi Sepakbola Argentina agar Maradona memeriksakan kejiwaannya. Tanpa membuang waktu, si Boncel pun segera menantang Aguliar untuk segera melakukan tes itu.
"Maradona tidak ada masalah menjalani pemeriksaan. Tapi harusnya kondisi Aguliar dan dewan direktur River Plate lah yang harus ikut diperiksa,"
Banyak pihak menyayangkan reaksi Maradona terhadap Aguilar. Pasalnya, ini dianggap sebagai salah satu bentuk depresi si boncel terhadap tekanan yang diterimanya soal timnas Argentina.
Tim Tango saat ini memang berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan di Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Amerika Latin.
Dalam klasemen saat ini, Argentina berada di peringkat empat dengan 22 poin. Sedangkan Brasil berada di puncak dengan 27 angka.