VIVAnews - Kekalahan kedua Amerika Serikat dalam penyisihan Grup B Piala Konfederasi, ditanggapi dingin oleh kubu AS.
Menurut pelatihnya, Bob Bradley, AS memang sudah memulai pertandingan dengan awal yang buruk. Tim Negeri Paman Sam itu harus menelan kekalahan 1-3 dari Italia di laga pertama.
Dan di laga kedua melawan Brasil, AS malah dihantam 0-3. Hal ini membuat pasukan Bradley sudah pasti tersingkir dari Piala Konfederasi. Lengkap dengan kebobolan enam gol dalam dua laga. Dan dua pemainnya diusir juga dalam dua pertandingan tersebut.
"Melihat gol indah membuat langkah awal kami tidak pasti," kata Bradley seperti dilansir Bleacher Report, Jumat 19 Juni 2009.
"Benar-benar cara yang buruk mengawali pertandingan melawan Brasil," tambahnya.
Dalam laga kontra Brasil, AS memang tidak berdaya mengimbangi permainan juara dunia lima kali itu. Gol Robinho di menit 20 bahkan jadi salah gol cantik yang lahir dari kerjasama indah dengan rekan-rekannya.
Malang buat AS, itu bukanlah satu-satunya gol yang bersarang di jala mereka di pertandingan itu.
Pers AS yang memang dikenal 'galak' soal olahraga menuding pasukan Bradley tak bisa menunjukkan kualitasnya sebagai juara Concacaf Gold Cup 2007. Karena harusnya sebagai wakil Amerika Utara, Tengah, dan Karibia, AS bisa memperlihatkan permainan yang lebih baik.
Namun kini di Piala Konfederasi, Tim Negeri Paman Sam itu harus angkat koper lebih awal. Pasalnya, meski menyisakan satu pertandingan lagi melawan Mesir, poin AS sudah tidak cukup untuk lolos ke babak berikutnya.