VIVAnews - Layar televisi yang biasanya ada di bangku petugas pertandingan Piala Konfederasi 2009, akan segera dicabut penggunaanya. Hal ini berkaitan dengan keputusan kontroversial yang terjadi saat Brasil melawan Mesir pada 15 Juni lalu.
"Tak akan ada lagi TV monitor di depan wasit keempat di sisi lapangan. Jadi tidak akan ada lagi intervensi pada keputusan wasit yang berdasarkan tayangan video," kata Presiden FIFA, Sepp Blater, seperti dilansir AP Jumat 19 Juni 2009.
Keputusan ini diambil karena FIFA menerima keluhan dari Mesir yang merasa dirugikan karena adanya TV monitor itu. Pasalnya ketika dalam laga melawan Brasil, Mesir harusnya hanya mendapat tendangan penjuru di menit-menit akhir pertandingan.
Namun wasit asal Inggris, Howard Webb, tiba-tiba mengubah keputusan itu berdasarkan info dari wasit keempat yang menyaksikan adanya handsball lewat tayang ulang di TV monitor. Brasil pun diberi hak tendangan penalti dan membuyarkan hasi seri yang sudah di depan mata.
Mesir pun harus kalah dengan skor tipis 3-4 dari tim Selecao.
"FIFA sudah menganalisa keputusan melalui semua bukti yang ada. Termasuk laporan wasit soal pertandingan. Ada juga bukti tambahan berupa pernyataan dari Howard Webb," tambah Blater.
Keputusan ini diambil FIFA setelah pertandingan kedua Grup B antara Brasil kontra Amerika Serikat, Kamis 18 Juni 2009. Dalam laga itu, tim Samba berhasil meraih kemenangan telak 3-0.
Sekaligus jadi tiket pasukan Dunga untuk melenggang ke babak semifinal Piala Konfederasi.
• VIVAbola