VIVAnews - Tim nasional U-23 akan berhadapan dengan Timnas U-23 Singapura, Minggu 21 Juni 2009. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Rahim Soekasah tidak mematok target menang dalam duel persahabatan ini.
Timnas U-23 sudah mengalami tiga kekalahan berturut-turut dalam perjalanan uji coba ke luar negeri. Pertama, Indonesia kalah 2-1 dari timnas Iran U-23. Indonesia kembali dipermalukan timnas senior Iran 5-0.
Sebelum berangkat ke Singapura, Indonesia juga keok dari timnas U-23 Malaysia 0-1. "Tidak apa-apa timnas kalah saat uji coba. Yang penting saat tampil di SEA Games Laos 2009, mereka bisa menang," kata Rahim kepada wartawan.
Menurut Rahim, pihaknya belum mementingkan hasil dalam uji coba kontra tim-tim luar negeri. Pertandingan demi pertandingan yang akan diikuti oleh Jajang Mulyana cs hanya bertujuan untuk mengasah ketajaman pemain dan kedisiplinan mereka saat bertahan.
"Kalau lawan tim lokal, dari lima peluang belum tentu satu pun yang berujung gol. Namun kalau lawan tim luar, satu peluang saja sudah cukup untuk membuat gawang kebobolan. Kondisi ini yang penting dipahami oleh para pemain," kata Rahim.
Menghadapi Singapura U-23, timnas proyeksi SEA Games Laos 2009 akan diperkuat 20 pemain. Sebagian besar merupakan pemain-pemain yang memperkuat Indonesia U-23 saat berhadapan dengan Malaysia U-23.
"Ada beberapa tambahan, tapi mayoritas masih pemain yang turun lawan Malaysia," kata Rahim.
Setelah bertanding lawan Singapura, timnas U-23 akan kembali ke Palembang, Sumatera Selatan. "TC akan digelar hingga akhir Juni. Setelah itu pemain libur dan baru masuk pada awal Agustus mendatang," tandas Rahim.