VIVAnews - Kepastian Spanyol melangkah ke semifinal Piala Konfederasi memunculkan senyum di wajah pelatih Vicente Del Bosque. Dan kini pembesut tim Matador itu optimis kalau anak asuhnya pasti bisa mengatasi siapa pun di semifinal.
Spanyol berhasil unggul 1-0 atas Irak di penyisihan grup A Piala Konfederasi, Rabu 17 Juni 2009. Bermain di Free State Stadium, Bloemfontein, gol tim Matador diciptakan David Villa di menit 55.
Yang penting saat ini, kata del Bosque, adalah timnya bisa bermain sebaik mungkin. Dan dengan begitu, siapa pun lawannya pasti bisa mereka lewati.
"Kami tidak keberatan dengan siapa yang dihadapi. Siapa pun yang layak berada di babak itu (semifinal)," kata del Bosque seperti dilansir Goal, Kamis 18 Juni 2009.
"Sekarang kami akan fokus pada pertandingan Sabtu mendatang. Kemenangan akan membuat kami menjuarai grup dan menghadapi siapa pun yang berhak di situ," tambahnya.
Memang secara matematis, tim Matador kemungkinan akan menghadapi Italia atau Brasil. Pasalnya dua tim yang terakhir yang disebut mengisi posisi satu dan dua di Grup B.
Namun sebelum menghadapi dua juara dunia itu, del Bosque harus memutar otak untuk memperbaiki skuadnya. Masalahnya dalam laga kontra Irak, terlihat jelas kalau tim Matador kehabisan akal bila menghadapi tim dengan pertahanan grendel.
David Villa cs nyaris tak bisa menembus tembok pertahanan Singa-singa Mesopotamia. Ketika pun akhirnya Villa bisa merobek jala Irak, itu karena blunder yang dilakukan sang kiper.
Pasalnya Mohammed Gassid sebagao penjaga gawang malah terpaku melihat pergerakan Villa. Dan bukannya menghalau arah masuknya bola.
"Kami sempat khawatir soal kemenangan. Tapi dari awal kami sudah tahu hal itu akan sulit.karena mereka (Irak) memaksakan pertahanan. Bergabung bersama di lini belakang, benar-benar merepotkan kami," ujar del Bosque.