VIVAnews - Meski banyak pihak mengkritik Theo Walcott berpenampilan buruk musim ini, tidak demikian dengan David Beckham. Menurut Becks, Walcott masih jadi salah satu pemain berbahaya untuk jala lawan.
Tak sepatutnya Walcott dikatakan sebagai pemain yang terlalu muda dan miskin pengalaman. Sebaliknya, pemuda 20 tahun itu memainkan bola layaknya pemain kelas atas yang kenyang makan asam garam.
"Saya rasa Walcott selalu bermain baik tiap kali menggunakan seragam timnas. Dia selalu jadi ancaman," kata Becks seperti dilansir Football365, Senin 8 Juni 2009.
"Dia pemain dengan pace hebat dan berlari di antara pemain ke pemain. Benar-benar ancaman," tambah pemain LA Galaxy itu.
Pujian itu berdasarkan fakta yang ada selama Walcott membela The Three Lions. Pemuda kulit hitam itu jadi pahlawan saat menceploskan hattrick ke jala Kroasia. Selepas itu, Walcott selalu jadi pilihan Manajer Fabio Capello dalam Kualifikasi Piala Dunia 2010.
Terakhir, pemain Arsenal itu membela Inggris melawan Kazakhstan, 6 Juni 2009 lalu. Dan sekali lagi, pemuda itu menunjukkan mengapa ia layak dipuji pemain sekelas Beckham.
"Ketika melawan Kazakhstan, kalau Anda memberinya bola, ia langsung menimbulkan masalah buat lawan," ujar Becks.
"Saya memang tidak banyak melihat pertandingan Arsenal. Tapi, saya tidak peduli dengan berbagai ucapan soal Theo. Dia pasti jadi ancaman bagi defender mana pun di dunia," kata Becks lagi.