VIVAnews - Kompetisi-kompetisi domestik telah selesai digelar. Liga Champions juga telah mencatatkan nama Barcelona sebagai yang terbaik di Benua Biru. Kini 'Tim Impian' musim ini siap ditentukan.
Team of the Season versi Eurosport kali ini menggunakan formasi 4-3-3 ala Barcelona yang terbukti ampuh menguasai Eropa. Dengan menempatkan satu striker plus dua winger bernaluri penyerang.
Mereka akan ditopang tiga gelandang terbaik yang akan mengalirkan bola ke barisan depan sekaligus sebagai tembok pertahanan pertama. Menariknya dalam 'Tim Impian' versi Eurosport kali ini tak memasukan nama Cristiano Ronaldo.
Winger Manchester United ini tergeser Franck Ribery dan tentu saja bintang Barcelona Lionel Messi. Kejutan lain yakni tak masuknya nama Samuel Eto'o atau Zlatan Ibrahimovic.
Berikut daftar 'Tim Impian' :
Kiper: Shay Given (Newcastle United/Manchester City)
Jika Given tak memutuskan pergi dari St James Park pada Januari lalu, tentu kemungkinan besar Newcastle United tak akan terdegradasi. Pasalnya, Given dikenal sangat piawai menjadi penjaga terakhir gawang The Citizens.
Bek Kanan: Maicon (Internazionale Milan)
Untuk posisi ini, Maicon berhasil mengalahkan kompatriotnya Dani Alves. Maicon dipandang lebih baik dalam bertahan maupun menyerang dibanding bek Barcelona itu. Maicon juga menjadi salah satu pemain kuci Inter merengkuh gelar scudetto keempat.
Bek Tengah: Nemanja Vidic (Manchester United)
Terlepas dari buruknya performa Vidic di final Liga Champions lalu, bek Serbia ini tetap tercatat paling stabil di daerah pertahanan. Kekuatan, keberanian dan tak kenal kompromi menjadikan Vidic sebagai bek yang paling sulit ditembus.
Bek Tengah: Kew Jaliens (AZ Alkmaar)
Jaliens menjadi kunci pelatih Alkmaar Louis van Gaal di jantung pertahanan. Jawara Liga Belanda, Eredivisie ini hanya kebobolan 22 gol.
Bek Kiri: Aly Cissokho (Vitoria/FC Porto)
Bek Prancis datang ke Porto pada Januari dan langsung menjadi bintang di Estadio Dragao. Gelar double di level domestik dipersembahkan Cissoko buat Porto.
Gelandang: Steven Gerrard (Liverpool)
Tidak ada yang menyangsikan jika Stevie G adalah nyawa Liverpool. Gelandang timnas Inggris ini juga telah mencatat 24 gol musim ini diberbagai ajang.
Gelandang: Yoann Gourcuff (Bordeaux)
Mantan gelandang AC Milan ini menjadi alasan Laurent Blanc berhasil mengatarkan Bordeaux sebagai jawara Liga Prancis sekaligus mematahkan dominasi Lyon. Julukan Zidane Baru menjadi bukti kualitas seorang Gourcuff.
Gelandang: Andres Iniesta (Barcelona)
Penampilannya di final Liga Champions cukup untuk menggambarkan seorang Iniesta. Gelar treble Barca juga tak lepas dari peran Iniesta.
Sayap Kanan: Lionel Messi (Barcelona)
Kemenangan Messi atas Cristiano Ronaldo di Roma lalu kemungkinan besar akan membuat Messi menjadi Pemain Terbaik Dunia. Kemampunan mendrible bola tak tertandingi bahkan oleh CR7. Selain itu, permainan Messi selalu enak ditonton.
Penyerang tengah: Edin Dzeko (Wolfsburg)
Striker Bosnia ini mampu menjadi striker subur dengan 26 golnya bersama Wolfsburg musim ini. Pundi-pundi golnya itu yang membuat Wolfburg tampil sebagai jawara Bundesliga.
Sayap Kiri: Franck Ribery (Bayern Munich)
Meski gagal mengantarkan FC Hollywood sebagai jawara Bundesliga, peran Ribery di Munich dan timnas Prancis sangat vital. Terbukti Real Madrid, Chelsea dan Manchester United kini tengah berebut mendapatkannya.