VIVAnews - Pemain gaek Manchester United, Ryan Giggs, tidak bisa begitu saja melupakan kekalahan di final Liga Champions lalu.
Menurut pemain yang sudah bermain 800 kali buat MU itu, kalah di partai sebesar itu sangatlah menyesakkan. Giggs bahkan mengaku akan dihantui kekalahan itu selama libur musim panas ini.
"Kekalahan ini akan bersamaku selama musim panas, saya yakin itu," kata Giggs seperti dilansir harian The Independent, Minggu 31 Mei 2009.
"Sedekat itu dengan gelar dan tak mendapatkannya. Saya pasti akan selalu memikirkannya."
Wajar saja penyesalan itu dirasa Giggs. Pasalnya pemain bertinggi 180 cm itu sudah masuk ke masa pensiun. Saat ini saja usianya sudah menginjak angka 35 tahun dan akan bertambah satu lagi saat ia berulang tahun 29 Desember nanti.
Kapan lagi Giggsy punya kesempatan bermain di partai pamungkas sebesar final Liga Champions. Belum tentu musim depan Giggs akan membawa timnya ke level seperti ini lagi.
"Saya harap ini bukan final Liga Champions buatku. Saya masih ingin kembali," tambah pria asal Wales itu.
MU dikalahkan Barcelona 0-2 dalam final Liga Champions di Stadion Olimpico, Roma, 27 Mei 2009. Saat itu, MU yang lebih diunggulkan banyak pihak terdiam oleh gol Samuel Eto'o dan Lionel Messi.