VIVAnews - Kemenangan Barcelona di final Liga Champions Rabu 27 Mei 2009 (Kamis dinihari WIB), membawa berkah sendiri buat Samuel Eto'o.
Striker kulit hitam itu jadi makin yakin akan adanya Tuhan di dalam kehidupannya.
"Ada Tuhan di atas sana," kata Eto'o seperti dilansir Sky Sports, Kamis 28 Mei 2009.
"Saya sampai tidak tahu bagaimana cara merayakan hal ini."
Memang dalam laga di Stadion Olimpico itu, Eto'o keluar sebagai salah satu pencetak gol dalam kemenangan 2-0 Barca atas Manchester United. Gol Eto'o tercipta di menit 10 lewat aksi cantik mengecoh barisan belakang MU.
Selepas merobek jala Edwin van der Saar, Eto'o menepuk-nepuk lengannya sendiri. Dan ketika rekan-rekannya menghampiri untuk merayakan, Eto'o menampilkan mimik tidak percaya atas apa yang sudah yang dilakukannya.
Gol itu berperan penting dalam laga tersebut. Pasalnya, unggul satu gol membuat Barca terlihat lebih terarah dan tenang dalam mengatasi tekanan MU. Ketika akhirnya gol itu dilipatgandakan Lionel Messi di menit 70, mental MU pun langsung drop.
Iniesta Kehilangan Kata
Bukan hanya Eto'o yang tak bisa berkata saat mengetahui timnya keluat sebagai juara LIga Champions 2009. Andres Iniesta juga merasakan hal yang sama.
"Kamilah yang terbaik. Tak ada kata yang bisa menjelaskannya. Tapi ini sangat sempurna dan merupakan musim yang luar biasa," ujar Iniesta.
Iniesta memang sempat diragukan tampil dalam final dinihari tadi. Ia sempat terhantam cedera selepas membela Barca di La Liga. Namun, dengan penyembuhan ekstra cepat, pemain Spanyol itu mampu tampil dan menyumbang gelar ketiga Barca musim ini.