VIVAnews - Cristiano Ronaldo mengalami hari yang berat di Olimpico, Rabu, 27 Mei 2009. Pemain Terbaik dunia itu gagal membawa tim juara dunia merebut trofi Liga Champions 2009.
Ronaldo memang sering kesulitan menampilkan permainan terbaiknya di partai akbar. Tahun lalu, ia gagal mengeksekusi penalti di final Champions saat jumpa Chelsea. Untung rekan-rekannya bisa menutupi kesalahannya saat itu sehingga MU bisa jadi juara.
Namun saat jumpa Barca di Roma, Ronaldo selain gagal membawa MU juara juga gagal menunjukkan kharismanya sebagai pemain terbaik dunia. Benar saat pertandingan masuk menit kedua tendangan bebasnya sempat menggetarkan nyali Barca, namun setelah itu aura kebintangannya tak bisa muncul.
Beberapa kali ia tak bisa memperlihatkan rasa hormatnya sesama pemaian pada El Capitan Barca Carles Puyol yang lebih senior ketimbang dirinya. Bahkan ia harus diganjar kartu kuning pada menit ke-78 karena menyikut Puyol.
Sebaliknya, Messi yang tak banyak tingkah justru mampu mengangkat Barca meraih kejayaan. Sebuah sinyal kuat yang meminta Ronaldo untuk siap-siap kehilangan gelar terhormatnya sebagai yang terbaik sejagad untuk tahun ini.