VIVAnews - Massimo Busacca, pengadil lapangan asal Swiss yang akan memimpin final Liga Champions hari ini berjanji akan memberi pertandingan terbaik.
Ia tak ingin mengecewakan jutaan penonton yang menyaksikan laga antar Manchester United kontra Barcelona itu.
"Kami punya pesan yang ingin disampaikan buat siapa pun yang menyaksikan pertandingan ini," kata Busacca seperti dilansir This is London, Rabu 27 Mei 2009.
"Di lapangan Anda harus menghormati setiap pemain. Terutama mereka yang memainkan sepakbola luar biasa. Jadi kami harus menjaga pemain seperti itu."
Busacca menambahkan, dalam tiap pertandingan dia selalu menganggap kedua tim sebagai 'tim A' dan 'tim B'. Sama seperti pemain yang ia bagi dengan kategori yang sama. Dengan begitu,
selain memelihara permainan indah, ia juga bisa menerapkan keadilan dengan imbang.
Dan dengan begitu, wasit berdarah Italia itu akan menuai rasa hormat dari para pemain.
Sihir Olimpico
Satu hal yang membuat Busacca cukup antusias dalam laga kali ini adalah Stadion Olimpico. Venue yang terletak di kota Roma itu merupakan stadion yang selama ini ia kagumi.
"Sejak saya tiba di sini (Italia) ada perasaan luar biasa ketika menginjak Stadion Olimpico."
"Luar biasa, rasanya seperti mimpi menjadi wasit final Liga Champions antara MU versus Barca."
Namun, Busacca menambahkan, kalau ia tidak ingin terlena dengan pesona laga pamungkas ini. Sang pengadil itu akan mencoba fokus pada bola yang dimainkan kedua tim.
Ini merupakan langkah aman agar ia bisa memberi keputusan yang tepat soal segala passing di atas lapangan.
• VIVAbola