VIVAnews - Persipura akan menjajal kekuatan PSMS Medan untuk kali kedua musim ini. Meski sukses menggulung PSMS di pertemuan pertama, Persipura tak ingin jumawa saat bertemu PSMS, Sabtu, 23 Mei 2009.
Pertemuan pertama PSMS dan Persipura musim ini terjadi di Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009, 21 Juli 2009. Dalam duel yang digelar di Stadion Gelora Utama Bung Karno, (SUGBK) ini, Persupura mengalahkan PSMS dengan skor 1-0.
Hari ini Persupura kembali menjajal PSMS. Namun kali ini keduanya akan bertarung pada leg pertama babak 8 besar Copa Indonesia 2008/2009. Kemenangan akan menjadi modal masing-masing tim untuk melangkah ke babak semifinal.
Di atas kertas, Persipura juah di atas PSMS. Faktanya terlihat dari jarak kedua tim di klasemen LSI. Persipura yang sudah mengunci gelar juara musim di posisi puncak, sedangkan PSMS masih berkumbang di zona degradasi.
Meski demikian, Persipura tak ingin anggap enteng. Pasalnya, PSMS akan mereka hadapi di kandangnya, Stadion Teladan, Medan. Dukungan penonton yang selama ini jarang didapat PSMS dipastikan bakal membludak.
"Pertemuan kami kali ini tentu beda dengan yang pertama. Kali ini PSMS benar-benar tampil di hadapan pendukungnya. Mereka pasti lebih termotivasi," kata Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago.
Menurut Jacksen, selain memiliki 'doping' dari Kampak-sebutan suporter PSMS Medan-PSMS juga punya pemain-pemain berkualitas. Antara lain, Leonardo Zada, Ellie Aiboy, dan Esteban Gullien.
Sedangkan di bawah mistar gawang, PSMS masih memiliki pemain-pemain sekaliber timnas Galih Sudaryono dan Markus Horison.
"Kami harus bermain dengan karakter yang biasa kami mainkan. Anak-anak harus tetap semangat dan mengutamakan kebersamaan," tandas Jacksen.
Dalam duel ini, Persipura dipastikan bakal lebih tangguh. Pasalnya, sesuai denga regulasi, kontestan babak 8 besar bebas menggunkan seluruh pemain asing yang dimiliki. Artinya kelima pemain asing Persipura sudah bisa tampil.
Terpisah, pelatih PSMS Rudy William Keltjes berharap timnya mampu merebut kemenangan pada pertemuan ini. Pasalanya hasil ini akan berpengaruh pada langkah PSMS di leg kedua yang akan digelar di kandang Persipura, 13 Juni mendatang.
"Kami harus bisa mencetak gol lebih dulu. Ini pasti akan memudahkan kami untuk bisa lolos ke babak semifinal," kata Rudy.
Meski demikian, Rudy yang pernah menangani Persipura sadar bahwa perjuangan timnya tidak mudah. Apalagi saat ini Persipura terus menunjukkan performa yang stabil di LSI.
Kualitas tim yang merata dan kebersamaan yang semakin terjaga telah membuat Boaz Solossa cs sulit untuk dikalahkan.
"Persipura merupakan tim hebat. Tapi segala sesuatu masih bisa terjadi di lapangan. Kami harus mempelajari permainan mereka," tandas Rudy.
23/05/2009
23/05/2009