VIVAnews - Rasisme rupanya belum bisa dihilangkan dari dunia sepakbola. Solusi baru coba dilontarkan Presiden UEFA, Michel Platini.
Legenda hidup Prancis ini percaya, menghentikan pertandingan selama 10 menit akan efektif meredam insiden rasis. Platini meminta para wasit yang memimpin pertandingan untuk benar-benar memperhatikan jalannya pertandingan. Tak hanya di dalam pertandingan, namun juga harus jeli mendengar nyanyian-nyanyian yang berbau rasis atau ejekan.
Kasus yang menimpa striker Inter Milan, Mario Balotelli rupanya kembali membuat Platini geram. Platini mengaku akan berusaha menerapkan ide penghentian pertandingan sementara selama 10 menit saat ditemukan rasisme dalam sebuah pertandingan.
Sebagai bukti keseriusannya, Platini berencana untuk membawa idenya ke pertemuan UEFA yang akan digelar pada Mei 2009 mendatang di Rumania.
"Hanya ada satu cara untuk menghentikan rasisme, yakni dengan menghentikan pertandingan," ujar Platini seperti dilansir The Sun, Kamis 23 April 2009.
"Ini akan menjadi bagian dari perhatian wasit untuk membuat keputusan. Namun, durasi penghentian pertandingan 10 menit itu akan diputuskan UEFA," tambahnya.
Saat disinggung mengenai kemungkinan hukuman itu tidak akan digubris penonton, Platini dengan tegas mengatakan pertandingan harus dihentikan.
"Pesan kami sangat jelas, tidak ada toleransi untuk rasisme," tutup Platini.