Pilih Tim Anda
Daftar
Lolos dari Tinju, Wasit Justru Dinonaktifkan
Keputusan itu dikeluarkan oleh Badan Wasit Sepakbola Indonesia.
Rabu, 15 Oktober 2008, 22:16 WIB
Irvan Beka, Marco Tampubolon
Berita Terkait


  (Antara)

VIVAnews - Wasit yang memimpin pertandingan PSIS lawan PSMS Medan pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2008 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis, 9 Oktober 2008, Sunaryo Joko benar-benar sial. Setelah nyaris menerima bogem mentah dari Manajer PSIS, Yoyok Sukawi, pengadil lapangan asal Jember itu justru dinonaktifkan dari jabatannya selama musim 2008/2009.

Keputusan itu dikeluarkan oleh Badan Wasit Sepakbola Indonesia (BWSI) setelah menggelar sidang di kantornya, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2008. Menurut Ketua BWSI, Bernhard Limbong, Sunaryo terbukti tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

”Dia meninggalkan lapangan pertandingan begitu saja. Karena itu dia kami anggap tidak bertanggung jawab dan bermental buruk. Hukumannya tak bisa memimpin pertandingan selama musim 2008/2009,” kata Limbong.

Sunaryo memang hanya memimpin partai PSIS kontra PSMS pada babak pertama saja. Setelah mendapat intimidasi dari manajer dan pendukung PSIS pada saat turun minum, Sunaryo diganti oleh wasit asal Bandung, Dedy Koswara di babak kedua.

Tak hanya Sunaryo, pengawas pertandingan (PP) yang bertugas pada partai PSIS kontra PSMS Medan, Andi Buchori juga bernasib sama. Dia divonis tak bisa menjalankan tugasnya selama satu musim karena dianggap tak menguasai pertaruran pertandingan dengan mengganti wasit di babak kedua.

Satu-satunya yang selamat dari vonis BWSI adalah asisten wasit, Asep Rohendi. Dia dianggap tidak bersalah dan diijinkan untuk tetap bertugas LSI 2008. ”Ini bukan hukuman, tapi bentuk pembinaan. FIFA sendiri melarang kami untuk mengumumkan hukuman-hukuman ini. Tapi, demi perubahan kami terpaksa menjalankannya,” tandas Limbong.

Selain Sunaryo dan Andi, dua wasit LSI lainnya juga divonis bersalah oleh BWSI. Keduanya adalah Jumadi yang memimpin pertandingan Sriwijaya kontra Persija (10/8) dan Fiator Ambarita yang memimpin pertandingan Persik Kediri kontra PSIS Semarang. Keduanya dikenai sanksi skorsing lima bulan dan tiga bulan.


• VIVAbola   |   Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau  
belum memiliki akun vivanews? silahkan mendaftar 
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Messi Top Skorer Liga Champions 2011/12
Chelsea menjadi satu-satunya tim yang tak bisa dijebol Messi musim ini di Liga Champions.
soccertainment
Balotelli Siapkan 5 Model Rambut untuk Euro
Balotelli meniru beberapa model rambut pesepakbola terkenal.