VIVAbola - Pelatih Tim Nasional Indonesia, Aji Santoso, berjanji timnya akan tampil 100 persen saat menghadapi Bahrain pada lanjutan Grup E Pra Piala Dunia 2014 putaran ketiga, 29 Februari mendatang.
Aji mengatakan, untuk menghadapi Bahrain diperlukan kerja keras dan kesabaran untuk memainkan strategi bola-bola pendek. Selain bakal menyulitkan Bahrain, taktik seperti itu juga dinilai Aji akan lebih efektif. Pasalnya, Bahrain memiliki keunggulan postur tubuh.
"Kami akan berjuang semaksimal mungkin selama 90 menit. Tetap akan fight. salah satu strategi akan kami mainkan adalah bola-bola pendek. Kalau tidak terpaksa umpan lambung, tidak perlu dilakukan," ujar Aji jelang keberangkatan Timnas ke Bahrain di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu 25 Februari 2012.
Bahrain membutuhkan kemenangan besar untuk memastikan langkah ke babak selanjutnya, dan Aji yakin tim besutan Peter Taylor itu akan menekan sejak peluit awal dibunyikan. Hal itu sudah diantisipasi mantan pelatih Persebaya Surabaya dan Persik Kediri tersebut.
"Saya yakin Bahrain akan melakukan tekanan sejak menit awal. Mereka masih bisa berpeluang lolos kalau bisa mencetak gol banyak. Tapi apapun keadaannya, kami akan coba mengantisipasi itu. Kami akan berjuang maksimal sepanjang pertandingan," papar mantan bek kiri Timnas tersebut.
Aji sendiri enggan membebani target ke tim asuhannya. Terlebih, skuad Timnas kali ini bermaterikan pemain muda dan minim pengalaman internasional. Namun, Aji berharap Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan dapat menimba pengalaman dari laga melawan Bahrain.
"Pertandingan lawan Bahrain sudah tidak lagi menentukan bagi Indonesia. Kalah ataupun menang sama saja tidak berpengaruh. Tapi, ini pertandingan penting bagi kami. Saya berharap pertandingan ini bisa jadi tempat anak-anak untuk merasakan atmosfer laga internasional. Mereka banyak pemain muda. Kesempatan bagi mereka untuk mencari pengalaman," cetus Aji.
Menghadapi Bahrain, Timnas bermaterikan 18 pemain yang berasal dari Indonesia Premier League. Tidak ada nama-nama lawas seperti Ahmad Bustomi dan Firman Utina, ataupun pemain muda seperti Titus Bonai dan Patrich Wanggai. Mereka tidak dipanggil karena bermai di ajang Indonesia Super League (ISL). (umi)
01/03/2012
25/02/2012
25/02/2012
25/02/2012
25/02/2012