VIVAbola - Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) membuat terobosan penting. Kesan penjaringan ketua umum PSSI yang selama ini tertutup, dibongkar dengan cara menggelar debat antar kandidat. Tak hanya itu, debat adu visi dan misi juga akan disiarkan live di televisi.
Selain kandidat ketua umum, calon wakil ketua umum juga harus menyampaikan dalam debat terbuka yang rencananya digelar dalam waktu dekat. Ketua Komite Pemilihan (KP), Dhimam Abror mengatakan, saat ini sudah ada 19 nama calon ketua umum PSSI, 20 calon wakil ketua PSSI dan 46 calon anggota komite eksekutif (exco).
"Tapi yang debat kandidat hanya ketua dan wakil ketua, untuk exco tidak," kata Dhimam ditemui VIVAbola di KONI Jawa Timur, Jumat 24 Februari 2012.
Menurut Dhimam, KPSI mewajibkan pembuatan makalah visi misi dan digelarnya acara debat kandidat tak lain untuk mengetahui keseriusan para kandidat. Langkah ini demi mencegah kandidat yang maju hanya untuk asal-asal.
Bila ada yang demikian, lanjut Dhimam, maka akan bisa diketahui dari makalah yang dibuat dan proses debat kandidat nantinya. "Para kandidat harus memaparkan program kerjanya dalam makalah dan acara debat kandidat," terangnya.
Acara debat kandidat ini merupakan yang pertama dalam sejarah
pemilihan ketua PSSI. Nantinya, komite pemilihan (KP) akan mendatangkan sejumlah panelis. Selain dari KP sendiri, juga akan mengundang praktisi sepakbola, akademisi, perwakilan klub, dan beberapa pihak terkait lainnya. Diperkirakan ada 5 sampai orang panelis yang akan mengawal jalannya acara debat kandidat.
Pengurus Era Nurdin dan Timnas
Tentang calon ketum, waketum dan exco dari era kepengurusan Nurdin Halid, motor KPSI yang juga Ketua Umum Pengprov PSSI Jatim, La Nyalla Mattalitti, KPSI tetap memberi kesempatan untuk mencalonkan diri. Akan tetapi, menurutya, ada baiknya nama-nama kandidat dari era kepengurusan Nurdin Halid, seperti Soebardi dan M Zein untuk segera mengundurkan diri.
Ketegasan itu mengacu isi surat Komite Normalisasi 2011 lalu. Disebutkan, Nurdin Halid, George Toisuta, Nirwan Bakre, Arifin Panigoro bersama exco kepengurusan yang terdahulu tidak boleh untuk maju kembali.
"Tapi silahkan saja kalau mau maju dan ingin diadili klub dan media. Bisa habis nanti dalam debat kandidat," sindirnya.
Selain itu, dalam dua sampai tiga minggu ke depan, KP juga akan menyiapkan susunan pengurus. Apabila ketua sudah terpilih dan susunan pengurus sudah terbentuk, akan dilanjutkan dengan pembentukan Tim Nasional (Timnas) baru. La Nyalla pun mengimbau agar klub yang sekarang berlaga di Indonesian Super League (ISL) menolak untuk bergabung dengan PSSI.
Sebab, menurutnya, tawaran itu hanya untuk bisa menarik pemain yang
sekarang bermain di ISL. “Tujuan hanya untuk tarik pemain, tidak ada
yang lain. Jangan mau, nanti kita bentuk Timnas sendiri,” tegasnya.
25/02/2012
03/03/2012
28/02/2012
26/02/2012
25/02/2012
25/02/2012
25/02/2012