VIVAbola - Pelatih FC Porto, Vitor Pereira tampak masih kesal dengan kekalahan timnya dari Manchester City pada leg 2 babak 32 besar Europa League, malam tadi. Pereira menganggap The Citizens tak layak menang.
Meski Porto dibantai 4-0 di Etihad Stadium, Pereira menilai O Dragoes layak menang karena mendominasi jalannya pertandingan. Selain itu, Pereira juga merasa dirugikan dengan cederanya bek Nicolas Otamendi dan dikeluarkannya Rolando.
Sang juara bertahan harus rela tersingkir dengan agregat mencolok 6-1. "Saya lihat tim Porto punya kualitas bagus. Hingga kedudukan 2-0, Porto masih memegang kendali pertandingan," kata Pereira dilansir Sporttv.
"Manchester City, di lain pihak, hanya mencoba menyerang lewat serangan balik dan mengambil keuntungan dari kesalahan-kesalahan yang telah kami lakukan," tambah Pereira.
Meski tak secara langsung menyerang kepemimpinan wasit, namun kekecewaan Pereira terhadap sang pengadil lapangan jelas terlihat. "Kami bermain bagus, kami berpeluang mencetak gol dan jelas kami berhak membuat kedudukan 1-1 karena kami menjadi tim yang memburu gol."
"Hasil ini sebuah kebohongan. Mereka mencetak empat gol di sebuah pertandingan di mana kami merasa sangat dekat untuk mencetak gol-gol. Tapi setelah Otamendi cedera dan Rolando dikeluarkan wasit, kami mulai tak terorganisir. Dan itu dimanfaatkan mereka dengan mencetak 2 gol lagi," kata Pereira.
"Mereka menghancurkan kami di sebuah pertandingan di mana mereka sebenarnya tak layak memenangkannya," lanjutnya.
Dengan kekalahan ini, Porto justru dapat fokus di Liga Portugal. Lucho Gonzalez dan kawan-kawan kini masih tertinggal 2 poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Benfica. Apalagi, Benfica akan menjadi lawan Porto di pertandingan pekan depan usai meladeni CD Feirense.
"Liga masih terbuka lebar dan kami akan bertarung untuk itu. Tentu saja dengan dukungan suporter. Saya menyesal bahwa kami terdepak dari Europa League. Hasil tak menggambarkan apa yang terjadi di lapagan," kata Pereira.
24/02/2012