VIVAbola - Krisis dan konflik tak kunjung selesai di Arema Malang. Perpecahan di tubuh manajemen kini berlanjut dengan eksodus beberapa pemain di tim kebanggaan warga Malang itu.
Tentu saja, ini mengundang keprihatinan dari beberapa mantan pemain Arema seperti Ahmad Bustomi. Meski kini telah berkostum Mitra Kukar, gelandang bertahan elegan berusia 26 tahun ini juga ikut menyatakan keprihatinannya.
"Sebenarnya saya tak berhak lagi untuk mengomentari krisis di Arema. Tapi, saya sebagai warga Malang tentu sangat prihatin atas masalah ini," kata Bustomi dalam acara Nike Elite Training.
Bustomi bersama mantan pemain Arema lainnya yang pernah memperkuat Sriwijaya FC, Arif Suyono hijrah ke Mitra Kukar pada musim ini. Dua pemain tim nasional Indonesia senior ini berperan melambungkan Tim Naga Mekes ke papan atas klasemen sementara ISL.
"Masalah ini seperti yang terjadi di PSSI dan timnas Indonesia memang pelik. Tapi, saya berharap semuanya cepat selesai," ujar Bustomi yang dikontrak Mitra Kukar selama semusim.
Tim Singo Edan yang tak lain merupakan juara Liga Super Indonesia (ISL) musim 2009/10 sempat terpecah menjadi tiga pada awal musim ini. Perpecahan itu akhirnya membuat Arema punya dua tim yang tampil di IPL dan satu tim di ISL.
Terakhir, pengunduran diri striker asal Singapura Noh 'Along' Alam Shah memicu eksodus tujuh pemain lainnya dari tim Arema di IPL. Beberapa pemain terbaik Singo Edan seperti kiper tim nasional Indonesia Kurnia Meiga, Hendro Siswanto (Timnas U-23) dan kompatriot Along, Mohammad Ridhuan ikut-ikutan mundur.
Sedangkan Arema ISL masih mengalami inkonsistensi permainan serta krisis pelatih. Akibatnya, Tim Singo Edan terdampar di posisi buncit klasemen.
12/02/2012
10/02/2012