VIVAnews - Penundaan jadwal keberangkatan ke Turkmenistan dimanfaatkan oleh tim nasional Indonesia untuk menggelar latihan terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa sore, 19 Juli 2011. Awalnya, Bambang Pamungkas cs akan berangkat malam ini, namun karena proses visa belum rampung maka keberangkatan ditunda Rabu malam.
Dalam latihan yang digelar sejak pukul 15.00 WIB, Tim Merah Putih menjalani latihan ringan berupa passing dan crossing game serta simulasi pertandingan. Latihan dipimpin langsung pelatih kepala Wim Rijsbergen didampingi asistennya Rahmad Darmawan. Latihan berlangsung selama 2 jam.
Usai latihan, Wim menilai anak-anak asuhnya pada latihan terakhir ini telah menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Wim pun optimis Tim Merah Putih dapat meraih hasil positif dalam laga tandang melawan Turkmenistan.
"Perkembangan tim saat ini, para pemain semakin percaya diri," ujar Wim.
Wim pun berharap saat menjalani laga tandang berat nanti, anak-anak asuhnya dapat bermain lepas dan tidak merasa tertekan. "Saya berharap pemain tanpa tekanan. Para pemain harus siap bermain di bawah tekanan," ujar Wim.
Fisik Membaik
Fisioterapi Timnas, Mathias Ibo mengungkapkan dalam latihan terakhir ini, stamina para pemain mulai meningkat. "Saat ini, kondisi fisik pemain sudah 80 persen. Stamina meningkat dibanding sebelumnya," ujar Ibo.
Untuk terus meningkatkan stamina pemain, Ibo mengungkapkan pihaknya akan mengatur pola makan dan asupan gizi di waktu tersisa ini. "Pemain harus perbanyak vitamin dan istirahat," ujar Ibo.
Wim menganggap dengan waktu persiapan yang minim, stamina pemain tidak bisa diharapkan dapat berada di level terbaik saat laga digelar. Namun, ia optimis para pemain dapat menampilkan laga terbaik pada 23 Juli mendatang.
"Soal fisik, kami tidak bisa menyulap hanya dalam sepakan. Tapi, kami mau menang, oleh karenanya kami tidak mau hanya bertahan saja," tandas Wim. (sj)
23/07/2011
23/07/2011
22/07/2011