VIVAnews - Hasil memuaskan di laga perdana Kualifikasi Piala Eropa 2012 melawan Bulgaria membuat manajer Inggris Fabio Capello berani menjawab kritik. Capello bahkan membalas tajam pertanyaan awak media pasca pertandingan yang berlangsung di Wembley, Jumat 3 September 2010.
"Ketika Anda melihat diri sendiri di depan cermin pagi ini apakah Anda bertanya benar atau tidak menulis soal pria ini," tanya Capello seperti dilansir The Globe and Mail, Sabtu 4 September 2010.
"Saya yakin apa yang saya bawa ke tim ini bagus. Saya kadang membuat kesalahan, tapi kadang saya bekerja dengan baik."
Capello juga mempertanyakan salah satu tabloid yang menyebutnya sebagai 'keledai'. Itu hanya karena si tabloid tidak puas dengan pemain pilihan Capello untuk laga melawan Bulgaria.
"Anda putuskan apa yang Anda tulis, saya tak bisa mengubahnya. Saya selalu merasa hal yang sama. Tak ada yang berubah," kata Capello lagi.
Jawaban ini merupakan lanjutan dari kritik balik Capello pada media setempat. Mantan pelatih AC Milan ini mengeluhkan gambaran media pada dirinya yang sangat berbeda sebelum dan sesudah Piala Dunia 2010.
Sebelum PD 2010 berlangsung, Capello digambarkan sebagai 'Dewa'. Namun begitu gagal, mantan pelatih Juventus itu disebut 'monster'. Inilah yang membuatnya membandingkan perlakuan media Italia dan Inggris.
"Menghargai bukanlah kata yang tepat. Karena menghargai di Italia berarti berbeda. Kata 'menghargai' memiliki makna yang lebih ringan di Inggris," keluh Capello.