VIVAnews - Fabio Capello sepertinya mulai menyadari jika Wayne Rooney tak bisa dipaksakan untuk menjadi seorang striker murni. Memberikan kebebasan seluas-luasnya pada Wazza menjadi solusi paling tepat.
Seperti dilansir The Sun, hal itu pula yang diungkapkan manajer Tottenham Hotspur menyikapi permainan Rooney saat timnas Inggris menggulung Bulgaria 4-0 di kualifikasi Euro 2012. Redknapp menilai keputusan tepat dibuat Capello di babak kedua.
Ya, pada pertandingan itu Rooney sempat dipaksakan Capello untuk fokus menggedor pertahanan Belgia. Hasilnya, Rooney hanya mampu melakukan satu kali shot on goal dan Inggris hanya mampu mencetak gol lewat Jermaine Defoe. Itupun diawali dari blunder salah satu pemain Belgia.
Namun perubahan jelas terlihat di babak kedua. Capello sepertinya telah memberikan keleluasaan pada Rooney. Menurut Redknapp, permainan Rooney di babak kedua benar-benar membuat permainan Inggris begitu menggairahkan.
Rooney dengan agresif terus berlari. Striker Manchester United ini terkadang bermain sebagai gelandang tengah, kadang berada di kanan dan kiri yang benar-benar mampu memanjakan dan keleluasaan pada Jermain Defoe. Hasilnya, Defoe berhasil mencetak hattrick plus satu gol tambahan dari Adam Johnson.
Masih menurut Redknapp, permainan 'bebas' Rooney itu mengingatkan kita pada aksi Mesut Ozil bersama timnas Jerman di Piala Dunia 2010 lalu. Ozil menjadi pemain yang paling bersinar karena permainan leluasanya bersama Der Panzer.
Namun permainan leluasa Rooney ini tentu akan berefek pada produktivitas sang pemain. Berganti peran dari pemain bertipe pembunuh menjadi seorang kreator tentu akan membuat Rooney jarang mencetak gol.
Tapi Redknapp tak kalah yakin jika Capello tentu akan lebih senang melihat Inggris menang dibanding melihat Rooney mencetak gol. Karena itu, jangan heran jika gol-gol Rooney di timnas mungkin tak akan sebanyak sebelum-sebelumnya.
05/09/2010
04/09/2010