Pilih Tim Anda
Daftar
Persib Dibantai, Darko Jadi 'Sasaran Tembak'
"Selama Persib berdiri, ini adalah kekalahan terbesar kami dari tim lokal," kata Umuh.
Kamis, 2 September 2010, 16:15 WIB
Marco Tampubolon
Berita Terkait


Daniel Darko Janackovic (VIVAnews/Iwan Kurniawan)

VIVAnews - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar merasa malu dengan kekalahan 0-6 yang diderita timnya, Rabu, 1 September 2010. Umuh pun berniat mengevaluasi kinerja pelatih Persib, Darko Janackovic.

"Selama Persib berdiri, ini adalah kekalahan terbesar kami dari tim lokal. Meski hanya turnamen pemanasan, saya sangat malu menghadapi ini," kata Umuh saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 2 September 2010.

Persib dibantai setengah lusin gol saat bertemu SFC di Stadion, Jakabaring, Palembang, kemarin malam. Yang lebih menyakitkan, tiga gol yang bersarang ke gawang Maung Bandung dicetak oleh mantan pemainnya Budi Sudarsono.

Menurut Umuh, dalam duel tersebut pelatih baru Persib, Darko Janackovic terlalu gegabah dalam menentukan komposisi pemainnya. "Baihaki Khaizan baru datang langsung dimainin. Dia kan butuh waktu untuk adaptasi dulu," kata Umuh.

"Kalau menang juga percuma. Soalnya, kontrak Baihaki bersama Persija masih sampai September. Bisa-bisa kita digugat nantinya," lanjut Umuh.

Umuh menambahkan, untung kekalahan tersebut tidak terjadi di kompetisi sebenarnya. Sebab, selain harus menanggung malu, kekalahan juga akan membuat poin Maung Bandung terbuang percuma.

Tak ingin kejadian ini terulang di Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011, Umuh mengaku akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Darko. Umuh akan membicarakannya kepada manajemen dan juga para pemilik modal.

"Pokoknya dalam waktu dekat ini. Kalau bisa dalam minggu ini saya harus bicara kepada konsorsium, apakah Darko tetap dilanjutkan atau cari yang baru," ujarnya.

"Pelatih juga akan dipecat kalau sampai meraih hasil seperti ini di liga. Namun kan kita akan kekuarang poin. Jadi kalau memang dianggap tidak layak, sebaiknya sejak sekarang dilepas," tandas Umuh.


• VIVAbola   |   Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
  • daniel

    16/09/2010
    ah ganti we kabeh pemain, pelatih, pengurus jeung ngaran-ngaranna !!!!!! | via
  • TANPA NMA..!!

    12/09/2010
    sanagt memalukan bagi tim besar seperti persib bandung..!!! | via
  • jalu ahmad

    12/09/2010
    kudu na mah kang umuh konsukuen atuh,,tong ngadamel polemik kie,,sasarengan ngabangun persib,,,abi isin bobotoh nu d rantauan pami kie mah,,,,diga kirang padamelan,,,punten ah kang umuh,,, | via
  • dananjaya bobotoh sejati

    10/09/2010
    eta mah lain salah pelatih atuh UMUH!! ata mah kekurangan pemain tengah,nanti liat kalau udah ada eka!! pasti moal 0-6 deui!! darco mah gues halus pisan,tapi keharmonisan pemain blom ada!!! | via
  • ariz

    09/09/2010
    . ayo persib semangat trus.. meskipun aku nag surabaya aku selalu mendukung.mu .. Bonek Vking | via
  • danker

    09/09/2010
    dasar persib??bodoh??platihnya banyakan makan roti??? | via
  • Anjar

    09/09/2010
    darco emang pelatih jelek, ngapain kontraknya dilanjutin mending diputus aja cari yang laen.................. pelatih apa'an itu................... | via
  • CECEP

    09/09/2010
    kumaha umuh wae lah, mun bisa setting deui tilu pertandingan awal persib sing eleh loba..... | via
  • bob

    08/09/2010
    maju terus Darko tong didengekeun si umuh mah yg penting kamu punya Prinsif, keluarkan semua kemampuan cara melatih kamu seperti melatih tim eropa, sy percaya kamu pasti bisa, da si umuh mah bisa na ngritik latih we ari bisa mah ku maneh umuh tah persib t | via
  • alvieri

    06/09/2010
    pa umuh ganti pelatih na ku jakson f tiago.......... si darko maqh teu bener | via
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau  
belum memiliki akun vivanews? silahkan mendaftar 
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Messi Top Skorer Liga Champions 2011/12
Chelsea menjadi satu-satunya tim yang tak bisa dijebol Messi musim ini di Liga Champions.
soccertainment
Juan Mata Diabadikan Jadi Nama Taman Kota
Penghargaan ini diberikan Kota Oviedo atas jasa-jasa Juan Mata di bidang olahraga.