VIVAnews - Striker Budi Sudarsono mencetak hattrick saat Sriwijaya FC membantai Persib Bandung, 6-0, Rabu, 1 September 2010. Di balik aksi gemilangnya, Budi ternyata masih menyimpan asa memperkuat timnas.
Nama Budigol tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil oleh pelatih baru timnas, Alfred Riedl. Pelatih asal Austria itu lebih mengutamakan pemain-pemain muda yang minim pengalaman di pentas internasional.
Saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 2 September 2010, Budi mengaku senang dengan munculnya banyak pemain muda di timnas saat ini. Menurutnya, langkah tersebut sangat baik untuk regenerasi ke depannya.
Namun Budi yang kini telah menginjak usia 30 tahun tetap berharap dapat kesempatan untuk ikut bergabung. Karena itu dia mengaku akan berusaha mengembalikan ketajamannya bersama SFC musim ini.
"Sampai saat ini saya masih berambisi memperkuat timnas. Namun pelatih baru mungkin tidak kenal saya sehingga tidak memanggil saya," kata Budi.
"Menurut saya, banyaknya pemain muda di timnas saat ini bagus. Namun saya tetap berharap banyak bisa kembali dipanggil untuk ikut bergabung," lanjutnya.
Sejak meninggalkan Persik Kediri, ketajaman Budi seakan menurun. Bahkan ketika pertama kali memperkuat SFC pada putaran kedua musim 2008/2009, Budi justru lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Musim lalu, Budi juga tidak bersinar. Bersama Maung Bandung salah satu pemain yang menonjol pada Piala Asia 2007 itu juga minim gol.
Tak hanya itu, langkah Budi bersama Maung Bandung sempat tercoreng oleh pemukulan yang dilakukannya kepada bek Persitara, Ledi Utomo. Akibat kejadian ini Budi mendapat sanksi skorsing satu laga plus denda Rp10 juta.
Musim ini Budi memutuskan untuk kembali bergabung dengan SFC di bawah asuhan mantan pelatih timnas Piala Asia 2011, Ivan Kolev. Di tangan pelatih asal Bulgaria itu, Budi kembali mendapat tempat di tim inti.
Di laga perdana lawan Persiba, 28 Agustus 2010, Budi tampil penuh selama 90 menit. Sayang meski berhasil menciptakan beberapa peluang emas, Budi gagal mencetak satu gol. SFC akhirnya kalah dengan skor 0-3.
Budi akhirnya menunjukkan kelasnya saat SFC berharapan dengan Persib, Rabu, 1 September 2010. Menghadapi mantan timnya itu, Budi mampu mencetak tiga dari enam gol kemenangan Laskar Wong Kito.
"Dalam bekerja itu, yang penting itu kan kita harus enjoy dan saat ini saya sangat enjoy bermain dengan SFC. Saya bermain lepas di setiap pertandingan yang saya lalui," kata Budi.
"Di SFC saya bisa bermain di mana saja tergantung kebutuhan. Di pertandingan pertama saya main di sayap kiri dan kanan. Selanjutnya saya di tempatkan di tengah untuk membantu serangan, namun saya tetap enjoy," sambungnya.
Mengenai gelar top skorer musim ini, Budi mengaku tidak terlalu berambisi. Namun bila ada kesempatan, dia akan berusaha untuk meraihnya.
"Bagi saya yang penting adalah bermain sebaik mungkin bersama SFC. Mengenai top skorer, saya pikir kalau ada kesempatan kenapa tidak," tandasnya.
Biodata
Nama : Budi Sudarsono
Julukan : Ular Piton/Budigol
Tanggal lahir : 19 September 1979 (umur 30)
Tempat lahir : Kediri, Indonesia
Tinggi : 174 cm
Posisi bermain : Gelandang atau Striker
Karir
Tahun Klub
1999-2000 Persebaya
2000-2001 Persija
2001-2002 Deltras
2003-2004 Persija Jakarta
2005-2007 Persik
2008-2008 PDRM
2008-2008 Persik
2008-2009 Sriwijaya FC
2009-2010 Persib
2010- Sriwijaya FC
Timnas
2001
03/09/2010
03/09/2010
03/09/2010
03/09/2010
03/09/2010
02/09/2010
02/09/2010
02/09/2010