VIVAnews - Sami Khedira berusaha menjawab tantangan pelatih Jose Mourinho mengenai faktor bahasa dengan melakukan les bahasa Spanyol selama tiga kali dalam sepekan.
Jose Mourinho menegaskan Khedira bersama kompatriotnya, Mesut Oezil, mengalami kesulitan beradaptasi dengan keduanya bergabung dengan Real Madrid. Faktor bahasa menjadi penghambat bagi duo tim nasional Jerman tersebut.
The Special One mengaku Khedira dan Oezil hanya bisa berkomunikasi sendiri karena tidak bisa berbahasa Spanyol atau pun Inggris. Dan kondisi itu menyulitkan bagi tim.
Khedira tidak memungkiri faktor bahasa menjadi penghambat baginya dan Oezil saat ini. Itu sebabnya mantan gelandang VfB Stuttgart ini les bahasa Spanyol tiga kali dalam sepekan.
"Bahasa masalah utamanya, Mourinho benar bahwa baik Oezil dan saya tidak mampu menguasai bahasa ini. Hal ini normal karena kami baru tiga pekan di sini, tapi saya belajar bahasa Spanyol tiga kali dalam sepekan untuk memperbaikinya," ujar Khedira seperti dikutip Goal, Kamis 2 September 2010.
Meski tidak bisa melakukan komunikasi dengan lancar, Khedira merasa diterima di Madrid. Terlebih Khedira mengaku pemain-pemain papan atas Los Blancos tidak merasa diri mereka sebagai bintang.
"Saya senang bisa datang ke Real Madrid, klub dengan kepentingan global, dari dimensi lain. Di sini, semua pemain mengharapkan yang terbaik dari saya dan saya berambisi memainkan peran penting. Atmosfer tim membuat saya lebih mudah, karena kami banyak tertawa dan tidak ada satu pun pemain yang percaya mereka bintang," kilah Khedira.